Nyate Bukan Sekadar Tradisi, Ada Nilai di Baliknya
- 27 Sep 2026 08:40 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Program Obrolan Galang Kangin RRI Pro 4 Denpasar membahas budaya Nyate sebagai bagian penting dari tradisi yang memiliki nilai sosial dan kebersamaan di masyarakat Bali.
- Budaya dipandang bukan sekadar kegiatan turun-temurun tetapi juga menjadi bagian integral dari identitas dan karakter masyarakat Bali.
- Dialog antara Ajik Tibah dan I Nyoman Sunarta menekankan pentingnya memahami budaya secara menyeluruh agar makna dan esensinya tidak hilang di tengah perubahan zaman modern.
RRI.CO.ID, Denpasar - Program Obrolan Galang Kangin RRI Pro 4 Denpasar membahas budaya Nyate sebagai salah satu bagian dari tradisi yang memiliki nilai sosial dan kebersamaan di masyarakat Bali. Perbincangan Ajik Tibah dan I Nyoman Sunarta menyoroti pentingnya memahami budaya secara utuh agar tidak kehilangan makna di tengah perubahan zaman.
Dalam dialog tersebut, budaya dipandang bukan sekadar kegiatan yang dilakukan secara turun-temurun, tetapi juga menjadi bagian dari identitas masyarakat. “Budaya ini luar biasa,” menjadi salah satu penekanan dalam perbincangan mengenai pentingnya menjaga keberadaan tradisi di tengah perkembangan kehidupan masyarakat.
Ajik Tibah dan I Nyoman Sunarta juga mengingatkan bahwa perubahan zaman dapat memengaruhi cara generasi muda mengenal dan menjalankan tradisi. Karena itu, pengetahuan mengenai budaya perlu terus diwariskan melalui keluarga dan lingkungan masyarakat.
“Budaya, agama adat istiadat,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam dialog tersebut, yang menggambarkan keterkaitan antara budaya, agama dan kehidupan sosial masyarakat Bali. Pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut dinilai penting agar pelaksanaan tradisi tidak hanya mengikuti kebiasaan, tetapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya.
Pembahasan juga menyinggung adanya kekhawatiran bahwa sejumlah tradisi dapat semakin jauh dari kehidupan generasi berikutnya apabila tidak dikenalkan sejak dini. “Harus yang kencara ini tahu,” menjadi penekanan agar generasi muda memiliki pengetahuan mengenai budaya dan tradisi yang berkembang di lingkungannya.
Menurut narasumber, masyarakat memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan tradisi dengan tetap terbuka terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai budaya yang menjadi pijakan. “Apa pun, saya terbuka,” menjadi gambaran pentingnya keterbukaan dalam menghadapi perubahan sekaligus tetap berusaha mempertahankan nilai-nilai yang dianggap penting.
Melalui Obrolan Galang Kangin, pembahasan budaya Nyate mengajak masyarakat untuk tidak hanya melihat tradisi sebagai aktivitas masa lalu, tetapi sebagai bagian dari kehidupan yang dapat terus dipahami dan diwariskan. Upaya mengenalkan budaya kepada anak-anak dan generasi muda menjadi salah satu langkah penting agar keberadaan tradisi tetap memiliki tempat di tengah perubahan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....