Pesta Kesenian Bali Jaga Tradisi di tengah Pengaruh Budaya Asing

  • 12 Jun 2026 10:04 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pesta Kesenian Bali (PKB) dinilai menjadi salah satu upaya untuk menjaga kelestarian seni dan budaya Bali di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan masuknya budaya asing. Melalui PKB, generasi muda diberikan ruang untuk menampilkan kreativitas sekaligus mempertahankan seni budaya Bali.

Patajuh Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali Bidang Agama, Adat, Seni, dan Budaya, IB. Purwa Sidemen, kepada RRI.CO.ID mengatakan penguatan seni budaya perlu terus dilakukan agar generasi muda tetap memiliki kebanggaan terhadap budaya Bali di tengah derasnya pengaruh budaya luar. Menurutnya, generasi muda Bali hingga saat ini masih aktif berkesenian dan melestarikan tradisi yang dimiliki.

"Ini kalau media ini tidak kita lawan dengan penguatan seni budaya tentu akan hilang. Oleh karena itu, bagaimanapun juga serbuan dari budaya asing yang ada hingga saat sekarang ini dan kuatnya bagaimana kita di Bali, terutama generasi muda mempertahankan melestarikan seni budaya tentu ada alat untuk istilahnya menghindari terpengaruh generasi muda dengan budaya-budaya asing," ujar IB. Purwa Sidemen.

Purwa Sidemen menambahkan, tidak semua budaya asing memberikan dampak negatif. Menurutnya, pengaruh budaya luar juga dapat mendorong lahirnya kolaborasi antara seni modern dan seni tradisi tanpa menghilangkan nilai budaya Bali.

"Walaupun tidak semua budaya asing itu jelek, ada yang bagus juga, bahkan ada seni yang memunculkan kolaborasi antara seni modern, baik seni dari luar, dan seni tradisi," ujar IB. Purwa Sidemen.

IB. Purwa Sidemen berharap PKB dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus melestarikan seni budaya Bali. Dengan demikian, nilai-nilai budaya Bali dapat terus terjaga di tengah perkembangan zaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....