Mengapa Wanita Begitu Dimuliakan dalam Ajaran Agama Hindu?

  • 18 Agt 2026 09:22 WIB
  •  Denpasar
Poin Utama
  • Wanita memiliki kedudukan penting dalam ajaran agama Hindu, baik dalam keluarga maupun kehidupan bermasyarakat.
  • Perkembangan zaman membuat perempuan memiliki ruang yang semakin luas untuk berkontribusi di berbagai bidang kehidupan.
  • Wanita tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga dapat bekerja dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

RRI.CO.ID, Denpasar – Peran wanita dalam ajaran agama Hindu memiliki kedudukan penting, baik dalam keluarga maupun kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, I Gusti Ayu Laksmi Dewi, dalam program siaran Surya Puja di Pro 4 RRI Denpasar, Senin 17 Agustus 2026.

Laksmi Dewi mengatakan, perkembangan zaman membuat perempuan memiliki ruang yang semakin luas untuk berkontribusi di berbagai bidang kehidupan. Menurutnya, wanita tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga dapat bekerja dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Peran wanita dalam segala aspek memiliki peran yang sangat penting,” ujarnya. Ia menilai perempuan masa kini mampu menempatkan diri dalam berbagai lingkungan, baik sebagai istri, ibu, maupun anggota masyarakat.

Dalam keluarga, wanita memiliki peran besar dalam merawat sekaligus mendidik anak. “Pembinaan karakter yang dilandaskan ajaran-ajaran dharma diberikan oleh seorang ibu kepada anak-anaknya, sehingga menciptakan anak-anak yang suputra,” katanya.

Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Gianyar tersebut menjelaskan, ajaran Hindu menempatkan wanita sebagai sosok yang patut dihormati karena memiliki peran penting dalam keberlangsungan generasi. Penghormatan terhadap perempuan juga menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan keluarga yang harmonis dan berlandaskan dharma.

Menurutnya, keyakinan dalam Hindu yang dikenal dengan Panca Sraddha juga menjadi landasan bagi umat dalam menjalani kehidupan. Lima keyakinan tersebut meliputi kepercayaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Atman, Punarbhawa, Karma Phala, dan Moksha.

“Sebagai manusia beragama Hindu, baik laki-laki maupun wanita, sudah sepatutnya memiliki tujuan hidup sesuai dengan ajaran agama Hindu,” jelasnya. Ia menambahkan, wanita memiliki peran penting karena melalui perempuan generasi penerus umat Hindu dilahirkan dan dididik.

Dalam kehidupan perkawinan, wanita juga memiliki tanggung jawab untuk membangun hubungan yang harmonis bersama pasangan. Menurutnya, komunikasi yang baik dan saling menghormati antara suami dan istri menjadi pondasi penting dalam membangun rumah tangga yang bahagia dan sejahtera.

“Sebagai istri harus bisa berkomunikasi yang baik dan sopan kepada suami agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam hidup berumah tangga,” tuturnya. Di sisi lain, suami juga diharapkan menghargai peran istri, termasuk ketika istri turut bekerja membantu perekonomian keluarga.

Ia menegaskan, kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan modern dapat diwujudkan melalui kesempatan menyampaikan pendapat dan menjalankan tanggung jawab bersama. “Kesetaraan yang dimaksud dalam hal ini adalah kesetaraan dalam mengungkapkan pendapat,” ungkapnya.

Peran ibu dalam keluarga, lanjutnya, dimulai sejak masa kehamilan hingga proses merawat dan mendidik anak. Karena itu, seorang ibu diharapkan tetap berpegang teguh pada ajaran agama Hindu dalam menjalankan kehidupan rumah tangga.

Selain dalam keluarga, wanita juga memiliki hak untuk berperan dalam kehidupan bermasyarakat. “Wanita menurut ajaran agama Hindu memiliki hak yang sama dengan pria dalam menjalankan hidup bermasyarakat,” katanya.

Sebagai penutup, Laksmi Dewi berharap pemahaman terhadap kedudukan wanita dalam ajaran Hindu dapat terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan saling menghormati, membangun komunikasi yang baik, dan menjalankan kewajiban sesuai dharma, keluarga diharapkan mampu menciptakan kehidupan yang damai, tenteram, dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....