Panca Maya Kosa, Memahami Lima Lapisan Diri menuju Moksa

  • 03 Agt 2026 09:47 WIB
  •  Denpasar
Poin Utama
  • Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Made Putra, menyampaikan ajaran Panca Maya Kosa melalui program siaran Surya Puja di Pro 4 RRI Denpasar pada Minggu 2 Agustus 2026.
  • Panca Maya Kosa mengajarkan lima lapisan badan astral yang membungkus kesadaran murni atau roh manusia sebagai bagian penting dalam perjalanan spiritual.
  • Menurut ajaran Hindu, manusia tidak hanya terdiri atas badan fisik tetapi juga memiliki lapisan-lapisan halus yang menjadi wahana bagi atman dalam menjalani siklus reinkarnasi.

RRI.CO.ID, Denpasar — Penyuluh Agama Hindu Kementrian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Made Putra, mengajak umat Hindu memahami ajaran Panca Maya Kosa, yaitu lima lapisan badan astral yang membungkus roh manusia sebagai bagian penting dalam perjalanan spiritual menuju kesadaran sejati. Materi itu disampaikan dalam program siaran Surya Puja di Pro 4 RRI Denpasar sebagai upaya memperdalam pemahaman umat mengenai hakikat manusia menurut ajaran Hindu, Minggu, 2 Agustus 2026.

Menurut Putra, manusia tidak hanya terdiri atas badan fisik, tetapi juga memiliki lapisan-lapisan halus yang menjadi wahana bagi atman dalam menjalani siklus reinkarnasi. "Panca Maya Kosa mengajarkan bahwa manusia memiliki lima lapisan badan yang membungkus kesadaran murni atau roh," ujarnya.

Ia menjelaskan lima lapisan tersebut meliputi Annamaya Kosa, Pranamaya Kosa, Manomaya Kosa, Vijnanamaya Kosa, dan Anandamaya Kosa yang masing-masing memiliki fungsi berbeda dalam menopang kehidupan manusia. Lapisan-lapisan itu berkaitan dengan makanan, energi kehidupan, pikiran, kesadaran, hingga kebahagiaan spiritual yang menjadi jalan menuju penyatuan dengan Tuhan.

Dalam pemaparannya, Penyuluh Agama Hindu Kota Denpasar tersebut juga menerangkan pentingnya menjaga kualitas makanan, pikiran, dan keseimbangan energi agar seluruh lapisan badan tetap harmonis. "Apa yang kita konsumsi dan pikirkan akan memengaruhi kualitas kehidupan serta perkembangan spiritual kita," katanya.

Selain itu, ia mengulas keberadaan energi prana, cakra, nadi, dan kundalini yang diyakini berperan menjaga keseimbangan tubuh serta pikiran manusia. Penjelasan tersebut dikaitkan dengan konsep bahwa tubuh manusia merupakan miniatur alam semesta atau buana alit yang mencerminkan keberadaan buana agung.

Putra menambahkan bahwa perkembangan spiritual seseorang akan tercermin pada kondisi badan halus atau suksma sarira yang semakin bersih dan bercahaya ketika mampu mengendalikan hawa nafsu serta emosi negatif. "Orang yang maju dalam spiritualitas akan memiliki batin yang bersih sehingga lapisan halusnya menjadi lebih terang dan harmonis," ungkapnya.

Ia juga mengaitkan ajaran tersebut dengan tradisi kremasi atau Ngaben dalam masyarakat Hindu Bali sebagai proses mengembalikan unsur-unsur badan fisik ke alam semesta sekaligus membantu pelepasan badan halus. Menurutnya, pemahaman terhadap Panca Maya Kosa dapat memperkuat keyakinan umat terhadap makna kehidupan, kematian, dan kelahiran kembali.

Di akhir siaran, IB Putra mengajak umat Hindu terus meningkatkan kualitas spiritual melalui pengendalian diri, pengetahuan, dan praktik keagamaan yang benar. "Tujuan akhir perjalanan manusia adalah mencapai kesadaran tertinggi hingga akhirnya bersatu dengan Brahman sebagai sumber kehidupan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....