Mengapa Tri Murti Penting? Ini Makna Tiga Manifestasi Tuhan

  • 04 Agt 2026 08:34 WIB
  •  Denpasar
Poin Utama
  • Umat Hindu meyakini Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) yang memiliki berbagai manifestasi sebagai wujud kasih dan kuasa-Nya terhadap alam semesta.
  • Konsep Tri Murti merupakan dasar pemahaman Hindu bahwa Tuhan menjalankan tiga fungsi utama: menciptakan (Dewa Brahma), memelihara (Dewa Wisnu), dan melebur alam semesta beserta isinya (Dewa Siwa).
  • Penjelasan tentang Tri Murti ini disampaikan oleh penyuluh agama Hindu melalui siaran Surya Puja di RRI Denpasar untuk meningkatkan pemahaman umat tentang konsep ketuhanan dalam agama Hindu.

RRI.CO.ID, Denpasar - Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Ni Wayan Seri Nuryanti, menjelaskan bahwa umat Hindu meyakini Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki berbagai manifestasi sebagai wujud kasih dan kuasa-Nya terhadap alam semesta. Penjelasan tersebut disampaikan dalam siaran Surya Puja di Pro 4 RRI Denpasar bertajuk Manifestasi Tuhan dalam Wujud Tri Murti, yang mengulas peran Dewa Brahma, Dewa Wisnu, dan Dewa Siwa sebagai tiga manifestasi utama Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Selasa, 4 Agustus.

Menurut Seri, konsep Tri Murti menjadi dasar pemahaman umat Hindu bahwa Tuhan menjalankan tiga fungsi utama, yakni menciptakan, memelihara, dan melebur alam semesta beserta seluruh isinya. "Dalam agama Hindu, kita mempercayai adanya satu Tuhan, yaitu Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.

Ia menerangkan bahwa Dewa Brahma merupakan manifestasi Tuhan sebagai pencipta alam semesta yang didampingi Dewi Saraswati sebagai sakti ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan. Selain menciptakan alam, Brahma juga diyakini mewahyukan pengetahuan suci kepada para maharsi yang kemudian dihimpun menjadi kitab suci Weda.

Pada kesempatan itu, Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Gianyar tersebut juga menjelaskan bahwa Dewa Wisnu berperan sebagai pemelihara dan pelindung kehidupan, dengan Dewi Sri atau Lakshmi sebagai lambang kemakmuran dan kesuburan. "Wisnu adalah manifestasi Tuhan yang memelihara jagat raya dan segala isinya serta memberikan kesejahteraan bagi seluruh makhluk," katanya.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa Dewa Wisnu dikenal melalui berbagai awatara yang turun ke dunia untuk menegakkan dharma dan menyelamatkan umat manusia dari kehancuran. Penjelasan tersebut mencakup sepuluh awatara Wisnu, mulai dari Matsya hingga Kalki, yang masing-masing memiliki tugas sesuai zamannya.

Sementara itu, Dewa Siwa dijelaskan sebagai manifestasi Tuhan yang berfungsi melebur segala sesuatu yang telah menyelesaikan siklusnya agar kembali kepada asalnya. "Siwa menghancurkan bukan untuk memusnahkan, melainkan mengembalikan seluruh ciptaan kepada hakikat asalnya," jelasnya.

Seri menambahkan bahwa meskipun memiliki fungsi yang berbeda, ketiga manifestasi tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena berasal dari Tuhan Yang Maha Esa. Simbol suci AUM disebut sebagai lambang persatuan Brahma, Wisnu, dan Siwa dalam menjalankan tugas penciptaan, pemeliharaan, dan peleburan alam semesta.

Di akhir siaran, ia mengajak umat Hindu untuk senantiasa bersyukur atas anugerah kehidupan dan menjalankan ajaran dharma dalam kehidupan sehari-hari. "Marilah kita selalu berjalan di jalan dharma agar tujuan hidup dapat tercapai dengan baik," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....