Hukum Alam Menjadi Pengingat Kehidupan

  • 02 Mar 2026 12:14 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Dalam siaran obrolan Galang Kangin di Pro 4 RRI Denpasar, edisi Senin 2 Maret 2026, Ajik Tibah bersama I Nyoman Sunarta membahas tentang hukum alam sebagai pedoman hidup manusia. Keduanya menegaskan bahwa hukum alam merupakan bentuk keadilan sejati yang tidak dapat dihindari dan akan berlaku bagi siapa pun tanpa terkecuali.

Tibah dan Sunarta menyampaikan bahwa waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali sehingga setiap langkah kehidupan harus dijalani dengan kesadaran dan tanggung jawab. Apa yang ditanam hari ini akan berbuah di kemudian hari sesuai dengan hukum sebab akibat yang berlaku di alam semesta.

“Ketika alam “berbicara”, manusia tidak akan mampu melawan ketentuannya,” ungkap Tibah. Ia menambahkan, oleh karena itu, setiap individu hendaknya menjaga perilaku, pikiran, dan ucapan agar selaras dengan nilai kebenaran.

Dalam perbincangan tersebut juga diingatkan bahwa tindakan nekat yang merugikan diri sendiri bukanlah sebuah solusi. Kehidupan harus dijaga dan disyukuri karena setiap persoalan pasti memiliki jalan keluar yang lebih bijaksana.

I Nyoman Sunarta menambahkan bahwa hukum alam mengajarkan pentingnya introspeksi diri dan perencanaan hidup yang matang. “Momentum awal tahun merupakan saat yang tepat untuk menyusun niat, tujuan, serta langkah nyata demi kehidupan yang lebih baik,” tegasnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Keduanya sepakat bahwa rasa syukur dan tanggung jawab menjadi kunci utama agar manusia terhindar dari dampak buruk akibat perbuatannya sendiri. Dengan memahami hukum alam, masyarakat diharapkan mampu hidup lebih hati-hati, saling menghormati, dan menjaga keharmonisan dengan sesama serta lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....