Toleransi Antar Umat, Suku, dan Agama di Indonesia Masih Terjaga
- 18 Mei 2023 19:00 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Momentum Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap 20 Mei adalah titik awal Bangsa Indonesia dengan kesadarannya bangkit bahwa kesatuan dan kesatuan sangat perlu dan mutlak.
"Pendiri bangsa terdahulu telah menggelorakan kesadaran rakyat dan Bangsa Indonesia untuk sadar bahwa perpecahan sangat merugikan bagi Bangsa," kata Ketua Payung Suci (Paguyuban Urang Sumedang di Cirebon) Dani Jaelani kepada RRI, Kamis (18/5/2023).
Menurut Dani Jaelani, contoh kecil toleransi Bangsa Indonesia yang masih terjaga ini ketika Indoneia dua tahun lalu dilanda pandemi, Rakyat Indonesia baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan masyarakat bersama-sama memiliki satu tujuan untuk terlepas dari Covid-19 dan bangkit dari keterpurukan dampak Pandemi.
Tidak hanya itu dari
segi seremonial keagamaan setiap Hari Raya Keagamaan terlihat antar umat,
antar suku maupun agama saling berkolaborasi, saling bahu membahu satu sama
lain.
"Ini menjadi modal
untuk tetap menjaga Toleransi, kesatuan antar umat, suku, bangsa dan Agama
Indoneaia," ungkapnya.
Menurut Dani Toleransi di
indonesia sampai saat ini masih terjaga dengan baik, bahkan sudah tidak ada
konflik yang menciderai serta melunturkan Negara Kesatuan Indonesia NKRI.
Momentun Hari Kebangkitan Nasional saat ini tidak saja dijadikan seremonial
tapi sudah menjadi bagian untuk tetap menumbuh kembangkan semangat
Nasionalisme.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....