BEM Sebagai Pilar Kepemimpinan dan Politik Demokrasi Mahasiswa
- 04 Feb 2026 11:02 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dinilai memiliki peran strategis sebagai pilar kepemimpinan dan politik demokrasi di lingkungan mahasiswa. Hal tersebut dibahas dalam program Sore Ceria yang disiarkan oleh Pro2 RRI Meulaboh bersama Muhammad Nakrib selaku Gubernur PEMA FISIP Universitas Teuku Umar, pada Selasa, 3 Februari 2026.
Dalam perbincangan yang berlangsung santai namun sarat makna tersebut, Muhammad Nakrib menegaskan bahwa BEM bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan wadah pembentukan karakter kepemimpinan, kepekaan sosial, serta pendidikan politik yang demokratis bagi mahasiswa.
“BEM adalah miniatur pemerintahan mahasiswa. Di sanalah nilai-nilai demokrasi, seperti musyawarah, kritik yang konstruktif, dan tanggung jawab kepemimpinan dilatih sejak dini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan BEM memiliki fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan kampus sekaligus menjadi jembatan aspirasi mahasiswa. Menurutnya, dinamika politik mahasiswa yang sehat akan melahirkan generasi muda yang kritis, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Program Sore Ceria Pro2 RRI Meulaboh sendiri dikenal sebagai ruang dialog edukatif yang menyasar kalangan muda, khususnya mahasiswa dan pelajar. Melalui diskusi ini, pendengar diajak memahami pentingnya peran organisasi mahasiswa dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat di lingkungan kampus.
Dengan adanya dialog seperti ini, diharapkan mahasiswa semakin menyadari bahwa keterlibatan aktif dalam BEM bukan hanya soal organisasi, tetapi juga bagian dari proses pembelajaran kepemimpinan dan demokrasi yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....