Gedung Kantor Samsung Service Center Manado Terbakar

  • 02 Feb 2026 16:02 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kebakaran terjadi di Samsung Service Center Boulevard, Jalan Pierre Tendean, Kecamatan Sario, Manado, Senin, 2 Februari 2026. Peristiwa ini terjadi pada siang hari sekitar pukul 13.10 WITA dan  membuat aktivitas di gedung tersebut dihentikan sementara.

Kepala Security gedung, Syarif Daeng, mengatakan api pertama kali muncul di area customer service. Ia menyebut upaya pemadaman awal dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR yang tersedia di dalam gedung.

“Atas nama Pak Syaiful, langsung ambil APAR di area customer service dan api sempat padam sekitar pukul 13.15 WITA,” ujarnya. Namun, api kembali menyala sekitar pukul 13.38 WITA setelah dilakukan pengecekan ulang di lokasi kejadian.

Syarif menambahkan pihaknya langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran setelah api kembali membesar. “Kami menghubungi Damkar sekitar pukul 13.45 WITA dan langsung melakukan evakuasi seluruh penghuni gedung,” katanya.

Komandan Peleton Bravo Damkar Manado, Meicry Ropah, mengatakan laporan kebakaran masuk melalui call center 112 pada pukul 13.50 WITA. Sebanyak lima unit armada dikerahkan dari Pos Induk, Pos Wanea, serta Pos Sario Malalayang untuk menangani kebakaran tersebut.

“Kesulitan utama adalah akses masuk karena asap sudah tebal, sehingga petugas harus menggunakan alat bantu pernapasan atau SCBA,” ujar Meicry. Ia menyebut proses pemadaman dimulai sekitar pukul 14.03 dengan waktu respons sekitar 10 menit sejak laporan diterima.

Meicry memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena seluruh karyawan berhasil dievakuasi lebih awal. Dugaan sementara, sumber api berasal dari korsleting listrik, namun penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, Manager Trainer Samsung Service Center, Aru Rangga, mengatakan kebakaran bermula dari korsleting kecil di area aksesoris lantai bawah. “Awalnya api kecil dan sempat dipadamkan, tapi beberapa menit kemudian api membesar dan membakar plafon,” ujarnya.

Aru menyebut sebagian besar barang elektronik di area tersebut terdampak kebakaran. “Banyak perangkat elektronik seperti laptop, handphone servis, dan aksesoris yang rusak,” kata Aru. Saat ini lokasi kejadian telah diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....