Bulog Sulteng Targetkan Penyerapan Beras Hingga 11.300 Ton

  • 26 Jan 2026 12:49 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) menargetkan penyerapan beras untuk periode tahun 2026 sebesar 11.300 ton. Hal itu disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tengah, Jusri Pakke saat ditemui diruang kerjanya pada Senin, 26 Januari 2026.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan capaian penyaluran beras Bulog Sulawesi tengah pada tahun 2025 yang berada di angka 8.000 ton. Selain target pengadaan beras, Bulog Sulteng juga ditargetkan melakukan pengadaan jagung sekitar 3.200 ton pada tahun 2026.

"Selain beras, kami juga ada target untuk pengadaan jagung sekitar 3.200 ton untuk Sulawesi Tengah," ucap Jusri.

Jusri mengatakan, target pengadaan tersebut akan dikejar sejak Januari hingga Desember 2026. Proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme pembelian gabah, baik gabah kering panen, hingga beras.

"Dalam perolehannya nanti kita bisa melaksanakan dengan mekanisme pembelian gabah, baik gabah kering panen, gabah kering giling maupun beras hingga mencapai target 11.300 itu setara beras," ungkapnya.

Baca Juga: Pemerintah Pusat Soroti Kasus TPPO PMI Asal Palu

Untuk mendukung capaian target tersebut, pihaknya akan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Kerja sama tersebut akan melibatkan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, TNI-Polri, hingga penyuluh pertanian.

"Penyuluh pertanian kan mengerti kondisi yang ada di lapangan atau kapan mereka panen, bahkan mungkin sampai hari ini mereka tahu di lapangan, sehingga kami banyak koordinasi dengan mereka," ungkapnya.

Jusri menyebut, pengadaan beras tahun 2026 bersumber dari sejumlah daerah produksi di Sulawesi Tengah. Wilayah tersebut meliput Donggala, Sigi, Parigi, Poso, Morowali, Luwuk, dan Tolitoli.

"Kalau kita berkaca tahun 2025, kami mengambil beras itu ada di wilayah Donggala, Sigi, Parigi, Poso, Morowali, Luwuk, dan Tolitoli," ucapnya.

Baca Juga: Komisi B DPRD Kota Palu Pantau Harga Sembako

Saat ini, Bulog Sulawesi Tengah memiliki stok beras sekitar 22.000 ton. Jumlah tersebut dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat, termasuk untuk menghadapi peningkatan permintaan menjelang Ramadan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu panik lagi terkait stok beras, karena kami di Bulog sekarang stok sangat banyak dan kami pun juga tengah memaksimalkan penyerapan sekarang," ucapnya.

Selain memastikan ketersediaan stok beras, Bulog Sulawesi Tengah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi beras di pasar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....