Komisi B DPRD Kota Palu Pantau Harga Sembako

  • 23 Jan 2026 15:12 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu melakukan peninjauan harga bahan pokok di Pasar Inpres Manonda, Jumat, 23 Januari 2026. Peninjauan ini dilakukan dalam rangka memastikan stabilitas harga serta kepastian bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, didampingi oleh anggota Komisi B lainnya, yakni Nurhalis Nur, Moh Nasir Dg Gani, M Sultan Amin Badawi, Reinhard Viester Tamma. Rusman Ramli mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok yang kerap mengalami kenaikan menjelang momentum keagamaan seperti bulan ramadan.

"Dari hasil pengecekan dan kita juga sudah konfirmasi dengan para pedagang dan pengelola pasar, bahwa memang betul ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga," ucapnya.

Ketua Komisi B DPRD Kota Palu itu menyebut, namun kenaikan harga tersebut masih dalam batas kewajaran karena peningkatan permintaan menjelang bulan ramadan. Ia menyebut, kenaikan harga ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar stabilitas harga dan kepastian pasokan tetap terjaga hingga memasuki bulan ramadan dan Idulfitri.

"Hasil peninjauan ini yang nanti menjadi bahan bagi kami di Komisi B untuk menyampaikan kepada pemerintah Kota Palu untuk terus menjaga stabilitas harga kepastian pasokan agar menjelang bulan puasa dan menjelang lebaran itu tidak ada kelangkaan-kelangkaan sembako yang terjadi di pasar," ucapnya.

Rusman menyebut, hasil peninjauan menunjukkan terjadi kenaikan harga sekitar Rp5ribu hingga Rp10ribu pada komoditas daging ayam dan daging sapi. Sementara untuk bahan pokok lain mengalami fluktuasi harga di kisaran Rp2.000 hingga Rp5.000.

Baca Juga: Disperindag Kota Palu Akan Terus Laksanakan Program Prioritas

Dalam kesempatan itu, Rusman turut mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah antisipasi melalui pengendalian inflasi dan stabilisasi pasokan. Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah pelaksanaan operasi pasar murah bagi masyarakat.

"Jangan sampai nanti di momentum bulan puasa dan menjelang lebaran itu terjadi inflasi dan ini sangat merugikan masyarakat, maka sebelum jauh hari pemerintah Kota Palu dalam hal ini dinas terkait bisa menyiapkan langkah-langkah dan strategi," ucapnya.

Rusman berharap pemerintah Kota Palu mampu menjaga kestabilan harga dan kepastian stok bahan pokok selama periode ini. Salah satu upaya yang diharapkan, yakni dengan pelaksanaan operasi pasar di kelurahan-kelurahan hingga di pusat aktivitas masyarakat dapat menjadi solusi bagi warga yang kesulitan menjangkau pasar akibat keterbatasan ekonomi.

"Dengan operasi pasar di Kelurahan atau di lapangan yang ada di pusat masyarakat, maka itu paling tidak memberikan alternatif pemotongan, ada diskon apalagi kalau kemudian pemerintah Kota Palu menggelar dengan pasar murah tentu ini sangat dinantikan oleh masyarakat," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....