Disperindag Kota Palu Akan Terus Laksanakan Program Prioritas
- 07 Jan 2026 22:23 WIB
- Palu
KBRN, Palu: Irmawati Alkaf kini resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu. Jabatan baru itu secara resmi usai Wali Kota Palu Hadianto Rasyid melantik dan mengambil sumpah jabatan 16 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II.b lingkup pemerintah Kota Palu di Gedung Kesenian Kota Palu, Rabu 7 Januari 2025.
Sebelumnya Irmawati menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Ia menegaskan bahwa meski baru dilantik, dirinya berkomitmen untuk bekerja dengan baik dan bertanggung jawab dengan jabatan baru yang diemban.
Ia menambahkan langkah pertama yang akan dilakukan yakni melihat Rencana Kerja Anggaran (RKA) serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk menentukan strategi yang akan dilaksanakan.
“Karena baru dilantik, selanjutnya saya lihat dulu RKA dan DPA yang sudah tersusun supaya bisa menentukan strategi saya,” ungkapnya.
Irmawati memastikan, program-program yang selama ini telah dilaksanakan seperti pasar murah dan pengendalin inflasi akan terus dilaksanakan karena mengingat hal itu merupakan program utama Disperindag. Meski baru dilantik, dirinya tetap optimis mampu menjalankan tugas dengan baik, terutama pada pengendalian harga dan kebutuhan bahan pokok, serta pengendalian inflasi di Kota Palu sesuai dengan harapan Wali Kota.
Baca Juga: Belasan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Palu Dilantik
Diketahui, sebanyak 16 pejabat pimpinan tinggi pratama Eselon II.b di lingkungan Pemerintah Kota Palu resmi dilantik. Pelantikan dilakukan langsung Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, didampingi Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta unsur Forkopimda Kota Palu.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Wali Kota Palu Nomor 800.1.3.3/127/BKPSDMD/2026 tentang pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Palu. Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menegaskan mutasi dan rotasi jabatan tidak dimaknai sebagai penilaian negatif terhadap kinerja pejabat sebelumnya.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi penyegaran organisasi untuk memantapkan arah kerja pemerintahan.
“Saya berharap mutasi ini disikapi secara positif, karena ini adalah upaya kita memantapkan gerak kerja dalam strategi mencapai target-target yang diharapkan bersama,” ungkap Hadianto.
Wali Kota Palu itu menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan ini dilakukan untuk memperkuat kinerja organisasi sekaligus menutup kekurangan pada sejumlah sektor. Penguatan tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program pembangunan daerah Kota Palu dapat berjalan lebih optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....