Alat Berat Terguling Berhasil dievakuasi, Lalulintas Kembali Normal
- 07 Agt 2025 14:18 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh : Selama lebih dari enam jam, kendaraan dari dua arah terjebak dalam kemacetan parah. Hal ini terjadi setelah alat berat jenis excavator atau beko yang terguling berhasil dievakuasi dari badan jalan.
Kemacetan total tersebut melumpuhkan akses Jalan Lintas Provinsi Meulaboh–Sungai Mas, tepatnya di Desa Meutulang, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat. Arus lalu lintas baru kembali normal menjelang pukul 00.00 WIB, Kamis (7/8/2025).
Peristiwa bermula saat excavator tergelincir dari truk pengangkut di Jalan Meulaboh–Tutut, Desa Meutulang, Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Diduga excavator tidak seimbang akibat kondisi jalan yang sempit dan labil. Akibatnya, alat berat tersebut terguling dan menutupi seluruh badan jalan.
Arus kendaraan dari dua arah, baik dari Meulaboh menuju Sungai Mas maupun sebaliknya, tidak bisa bergerak sama sekali. Jalan tersebut juga merupakan akses vital penghubung antara Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Pidie.
Menurut keterangan Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan melalui Kasat Lantas, Iptu Yusrizal, peristiwa terjadi saat kendaraan menurun dari tanjakan. Sopir menghentikan laju mobil demi menghindari jatuh ke jurang, namun excavator justru terguling ke jalan.
Akibatnya, kendaraan roda empat tidak dapat melintas sama sekali. Beberapa pengendara sepeda motor terpaksa menuntun kendaraannya melalui parit di pinggir jalan untuk bisa lewat.
Sejumlah sopir truk logistik dan kendaraan umum harus menunggu di tempat karena tidak ada jalur alternatif. Pihak kepolisian bersama warga setempat langsung turun tangan mengatur lalu lintas.
Namun posisi alat berat yang melintang di tengah jalan membuat proses evakuasi terhambat. Evakuasi baru bisa selesai sekitar tengah malam setelah alat berat tambahan didatangkan ke lokasi.
“Saat ini, arus lalu lintas sudah kembali normal seperti biasa. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ucap Iptu Yusrizal.
Truk pengangkut hanya dikemudikan oleh satu orang sopir yang selamat dan diketahui bergerak dari arah Sungai Mas menuju Meulaboh. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya prosedur keamanan dalam pengangkutan alat berat.
Pihak kepolisian mengimbau pengemudi kendaraan berat agar lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi jalan. Langkah ini perlu diambil untuk mencegah kejadian serupa yang bisa membahayakan pengguna jalan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....