Gas Elpiji 3 Kg Langka di Way Kanan
- 25 Jun 2025 12:34 WIB
- Waykanan
KBRN,Way Kanan: Warga di dua kampung, yakni Bumi Ratu dan Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.
Puncak kelangkaan dirasakan pada Rabu (25/6/2025),
di mana stok di sebagian besar pangkalan gas resmi dilaporkan kosong.
Kondisi ini membuat warga, terutama para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil, terpaksa berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lain untuk mendapatkan gas yang juga dikenal sebagai "gas melon" tersebut.
Namun, usaha mereka sering kali sia-sia. Demsy, seorang warga Kampung Bumi Ratu, mengungkapkan keresahannya.
Ia mengaku telah berburu tabung gas elpiji 3 kg sejak hari Selasa (24/6) kemarin. Namun, hingga hari ini, ia belum juga berhasil mendapatkannya.
"Dari kemarin saya sudah keliling ke semua pangkalan langganan saya di sekitar sini, semuanya bilang kosong. Jawabannya sama, stok belum dikirim oleh penyalur," ujar Demsy saat diwawancarai pada Rabu (25/6/2025).
Ia menambahkan, kelangkaan ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama untuk kebutuhan memasak di dapur.
"Kalau sudah begini, mau masak jadi susah. Kami ini masyarakat kecil,bergantung sekali dengan gas subsidi ini, Semoga tidak berlangsung lama,"keluhnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa di sejumlah pangkalan di wilayah tersebut.
Beberapa pemilik pangkalan yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa pasokan dari agen penyalur memang mengalami keterlambatan.
"Biasanya jadwal pengiriman sudah tiba, tapi ini belum ada kabar, Kami di pangkalan hanya bisa menunggu kiriman datang, Banyak warga yang datang lalu pulang dengan tangan hampa," tutur salah seorang pemilik pangkalan.
Kelangkaan gas elpiji 3 kg ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat Pasalnya, gas bersubsidi ini merupakan kebutuhan pokok vital bagi sebagian besar rumah tangga serta para pedagang kecil seperti penjual gorengan dan warung makan.
Jika kelangkaan berlanjut, dikhawatirkan akan berdampak pada perekonomian warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak agen penyalur maupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Way Kanan terkait penyebab pasti dari keterlambatan pasokan ini.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini dan memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi gas elpiji 3 kg kembali normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....