Pemkot Cimahi akan Jadikan Sungai Ciloak Ramah Lingkungan

  • 16 Jun 2025 18:36 WIB
  •  Bandung

KBRN, Cimahi: Pemerintah Kota Cimahi tengah mengkaji rencana pengembangan kawasan bantaran Sungai Ciloak menjadi bagian dari konsep Waterfront City. Sebuah gagasan penataan kota yang menjadikan sungai sebagai pusat aktivitas dan ruang publik yang ramah lingkungan.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menekankan pentingnya mengubah paradigma terhadap sungai dari tempat pembuangan menjadi wajah peradaban kota. “Sungai Cimahi ini bisa menjadi pusat peradaban. Maka kita akan realisasikan konsep Waterfront City, di mana kawasan ini berorientasi pada sungai yang ramah lingkungan,” ujar Adhitia. Sabtu (14/6/2025).

Sebagai langkah awal, Pemkot Cimahi tengah merancang pembangunan jogging track di kedua sisi sungai. Jalur tersebut direncanakan membentang dari kawasan Jalan Jenderal H. Amir Machmud di Cibabat hingga ke kompleks perkantoran Pemerintah Kota Cimahi.

Proyek ini tidak hanya akan menjadi sarana olahraga, tetapi juga ruang publik yang menghidupkan kembali fungsi sosial dan wisata di sekitar sungai. Namun, proyek ini menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya adalah keberadaan bangunan yang berdiri di atas jalur sempadan sungai, sehingga menghambat konektivitas jalur inspeksi.

“Kendalanya saat ini ada beberapa titik yang terputus karena banyak bangunan yang menghalangi. Nantinya akan dilakukan pembebasan lahan agar jalurnya bisa terhubung,” ucap Adhitia.

Menurutnya, kondisi aliran Sungai Ciloak saat ini cukup baik, dengan air yang mengalir lancar dan sedimen yang menumpuk hanya pada titik-titik tikungan sesuatu yang masih dianggap wajar secara hidrologis.

Lebih lanjut, Adhitia menambahkan bahwa kawasan bantaran sungai ini memiliki potensi wisata tersembunyi yang perlu digali dan dikembangkan secara kreatif. Ia menyebut banyak “hidden gems” yang bisa menjadi daya tarik wisata jika ditata dengan konsep yang menarik.

“Selain untuk olahraga, kawasan ini juga bisa menjadi destinasi wisata baru bagi warga Cimahi. Ada potensi yang belum tergali dan itu bisa menjadi nilai tambah jika dikemas dengan tepat,” katanya.

Apabila kajian desain teknis selesai tepat waktu dan proses administrasi dapat dilalui tanpa hambatan, pembangunan tahap awal termasuk jalur jogging ditargetkan bisa dimulai pada tahun 2026. Pemkot Cimahi akan menjadikan jogging track ini sebagai tulang punggung dari kawasan Waterfront City, sembari mematangkan komponen pendukung lainnya.

Dengan pengembangan kawasan sungai ini, Pemkot berharap dapat menciptakan ruang publik yang sehat dan inklusif. Selain itu juga memperkuat identitas kota berbasis lingkungan dan budaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....