Banjir Terjang Lombok Barat, Tim Gabungan Bergerak Cepat Evakuasi Warga

  • 13 Feb 2025 22:21 WIB
  •  Mataram

KBRN, Lombok Barat: Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (10/2/2025), menyebabkan banjir di sejumlah desa. Hujan deras sejak pagi hari membuat debit air di sungai dan saluran irigasi meningkat drastis, menggenangi beberapa wilayah hingga ketinggian satu meter.

Menanggapi kondisi darurat ini, Kapolres Lombok Barat, AKBP I Komang Sarjana, S.I.K., S.H., bersama tim gabungan dari Polres Lombok Barat, TNI, Basarnas, BPBD, serta warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi dan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Kami telah menerjunkan personel untuk membantu warga yang terdampak banjir. Langkah pertama adalah memastikan keselamatan mereka dengan mengevakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujar AKBP I Komang Sarjana.

Dampak banjir dirasakan di beberapa desa di Kecamatan Labuapi, di antaranya: Desa Telagawaru: Dusun Telagawaru dan BTN Lavida terendam air. Desa Terong Tawah: BTN Bale Agung mengalami dampak banjir cukup signifikan. Desa Karang Bongkot: BTN Korem di Dusun Perampuan dan Dusun Perampuan Timur terdampak genangan air.

Sementara di Desa Perampuan: Dusun Perampuan Barat, termasuk Sekolah TK Integral Hidayatullah Labuapi, terendam hingga sepinggang orang dewasa. Desa Kuranji: BTN Rumah Teduh Kuranji serta perumahan di Dusun Pegilen dan Dusun Karang Bangket terkena dampak. Desa Kuranji Dalang: BTN Nata Alam dan BTN Royal Madinah juga terdampak banjir.

Sejak pukul 13.00 WITA, tim gabungan mulai melakukan penyelamatan warga menggunakan perahu karet dari BPBD dan Basarnas. Mereka berupaya memastikan semua korban banjir bisa dievakuasi ke lokasi aman.

“Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Evakuasi berjalan lancar dengan koordinasi yang baik antara tim gabungan dan masyarakat,” tambah AKBP I Komang Sarjana.

Pada pukul 15.30 WITA, Kapolres Lombok Barat bersama Pj Bupati Lombok Barat, Dandim 1606 Mataram, OPD terkait, serta Forkopimda Labuapi turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir. Mereka memastikan masyarakat mendapatkan bantuan yang dibutuhkan, seperti makanan, obat-obatan, dan tempat penampungan sementara.

Sebagai langkah tindak lanjut, Forkopimda Lombok Barat menggelar rapat koordinasi di Aula Kantor Camat Labuapi pada pukul 17.00 WITA.

Rapat ini membahas strategi lanjutan dalam penanganan banjir, termasuk pendistribusian bantuan dan pemetaan wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih lanjut.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan agar penanggulangan bencana berjalan efektif,” tandas Kapolres Lombok Barat.

Banjir yang melanda Lombok Barat menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dalam menjaga aliran sungai dan sistem drainase agar bencana serupa dapat dicegah di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....