BULD DPD RI Dorong Otonomi Dana Desa

  • 06 Des 2024 17:45 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado : Belum lama ini, Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI menyelenggarakan kegiatan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dalam rangka pemantauan dan evaluasi rancangan peraturan daerah dan peraturan daerah terkait tata kelola pemerintahan desa di Jakarta. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Sriwijaya Lantai 2, Gedung B DPD RI.

Tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk mendapatkan pandangan dan masukan secara komprehensif dari pakar kebijakan publik FISIP UNJANI, pakar otonomi daerah dan desa Fakultas Ilmu Administrasi UI, dan Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Ditjen Bina Desa Kemendagri.

Ketua BULD DPD RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP didampingi Wakil Ketua I Dr. Drs. Marthin Billa, M.M (Kalimantan Utara), Wakil Ketua II H. Abdul Hamid, S.Pi., M.Si (Riau) dan Wakil Ketua III Agita Nurfianti, S.Psi (Jawa Barat) mengatakan BULD sebagai salah satu alat kelengkapan DPD RI terus menunjukkan eksistensi maupun peranannya di daerah, sebagai lokomotif dan motor penggerak dalam kerangka harmonisasi legislasi pusat-daerah.

Kegiatan RDPU yang dipimpin Wakil Ketua I Marthin Billa, menghadirkan 3 (tiga) Narasumber, yaitu Dr. Riant Nugroho, M.Si. (pakar kebijakan publik FISIP UNJANI), Prof. Dr. Irfan Ridwan Maksum, M.Si. (pakar otonomi daerah dan desa Fakultas Ilmu Administrasi UI), dan Ismail A. Zainuri, S.P., M.Si. (Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan DesaP3PD/Ditjen Bina Desa Kemendagri).

Beberapa Anggota BULD DPD RI yang hadir juga turut memberikan tanggapan dan pendalaman beberapa isu strategis di daerahnya masing-masing.

Untuk pemerintahan saat ini ada harapan baru melalui asta cita, salah satunya membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Berbagai dinamika yang berkembang dalam forum RDPU tersebut kemudian semakin menguatkan bahwa DPD RI melalui BULD untuk mendorong kepada pusat adanya otonomi dana desa, sehingga desa makin otonom, dan mengembangkan potensi lokal sesuai dengan karakter, kebutuhan, dan kondisi masing-masing desa setiap daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....