Akses Terbatas, Petani Krayan Kesulitan Pasarkan Nanas Organik

  • 27 Sep 2025 14:28 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Petani di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menghadapi kesulitan memasarkan hasil pertanian akibat terbatasnya infrastruktur jalan darat. Wilayah ini hanya dapat diakses melalui jalur udara, sehingga berdampak pada distribusi dan nilai jual komoditas lokal.

Selain beras Adan yang telah dikenal luas karena kualitasnya yang pulen, Krayan juga menghasilkan nanas madu organik dengan cita rasa khas. Camat Krayan, Ronny Firdaus, mengatakan nanas dari wilayahnya memiliki kualitas tinggi berdasarkan hasil uji coba dari Komunitas Nanas Indonesia.

“Rasanya berbeda dengan nanas dari daerah lain di Indonesia. Namun sayangnya, akses yang terbatas membuat pemasaran tidak maksimal,” ujarnya, Sabtu (27/9/2025).

Saat ini terdapat tiga kecamatan penghasil nanas dengan total luas tanam sekitar 15 hektare. Namun pengembangan lebih lanjut terhambat karena sulitnya akses pasar.

“Warga belum berani menambah luas tanam karena nanasnya sulit dijual, pasarnya susah,” kata Ronny.

Selama ini, petani hanya mampu memasarkan nanas ke negara tetangga, Malaysia. Namun, harga jual masih berada di bawah ekspektasi karena ditentukan sepihak oleh pedagang di sana. Hal ini membuat petani terpaksa menjual hasil panen dengan harga rendah demi tetap mendapatkan nilai ekonomi.

”Karena sudah terlanjur dibawa, ya mau tidak mau kita terima saja, daripada dibawa pulang membusuk,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....