Yuk, Berkunjung ke Hutan Hujan Daintree!

  • 11 Agt 2024 09:30 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Daintree menjadi hutan hujan tertua di dunia yang diyakini telah ada sejak 180 juta tahun yang lalu. Hutan yang terletak di pantai timur laut Queensland, Australia ini telah melewati zaman dinosaurus dan zaman es terakhir. Daintree juga disejajarkan dengan hutan hujan tertua lainnya seperti hutan hujan Amazon maupun hutan hujan Borneo.

Dikutip dari laman australia.com, Minggu (11/8) usia hutan hujan Daintree lebih tua puluhan juta tahun dari hutan hujan Amazon. Penduduk asli Hutan Hujan Daintree adalah orang-orang Kuku Lalanji telah mendiami Hutan Hujan Daintree sejak ribuan tahun yang lalu. Hutan hujan Daintree termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1988 dengan alasan utama keindahan alam dan keanekaragaman hutan (flora dan faunanya) yang luar biasa.

Hutan hujan Daintree juga merupakan rumah bagi tanaman berbunga primitif di dunia. Sebanyak 12 dari 19 jenis tanaman berbunga primitif yang ada di dunia, dapat ditemukan di hutan hujan ini.

Sebagai hutan hujan terbesar di Australia yang menempati lahan 1.200 kilometer persegi (sekitar 20 persen dari lahan daratan di Australia) hutan hujan Daintree memiliki lebih dari 395 spesies langka yang terancam punah di antaranya kanguru pohon Bennet, kupu-kupu Ulysses, kasuari selatan, Buaya Estuarine, Musky Rat-Kangaroo, dan masih banyak lagi.

Selain itu, juga terdapat spesies margasatwa asli Australia yaitu 65 persen kelelawar dan kupu-kupu Australia, 35 persen spesies katak, marsupial dan reptil Australia, dan 18 persen dari semua spesies burung yang ada. Bahkan ada 12.000 spesies serangga juga dapat ditemukan di hutan hujan tertua di dunia ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....