Mahakarya Pedati Gede Pekalangan Ikon Wisata Kota Cirebon

  • 05 Jan 2024 12:30 WIB
  •  Cirebon

BRN Cirebon : Pedati Gede Pekalangan merupakan salah satu benda bersejarah yang ada di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Benda yang telah yang sudah ada sejak tahun 1371 ini, tersimpan dengan baik di sebuah ruangan khusus di Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

Pedati Gede Pekalangan merupakan benda bersejarah yang dahulunya difungsikan sebagai alat transportasi pengangkut barang. Berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.58/PW.007/MKP/2010 dan Keputusan Walikota Cirebon Nomor 19 Tahun 2001, Pedati Gede Pekalangan telah ditetapkan sebagai benda cagar budaya.

Menurut catatan sejarah Gedenk Boek der Gemeente Cheribon, Pedati Gede Pekalangan, dikemudikan oleh Syekh Maulana dari Yaman bergelar ji Gede Pekalangan, karenanya nama pedati tersebut disesuaikan dengan juru mudinya. Namun berdasarkan catatan Sejarah Keraton Kacirebonan, dijelaskan bahwa pedati ini dibuat dimasa Pangeran Walangsungsang pada tahun 1371 Saka atau 1449 Masehi.

Pedati Gede Pekalangan, konon dahulu dipakai untuk syiar Islam dari wilayah Cirebon sampai ke beberapa kawasan pantai utara, selain menjadikan pedati ini sebagai media Dakwah Islam, pedati ini juga pernah digunakan sebagai pengangkut material kayu dan bangunan ketika pengerjaan Masjin Agung Sang Cipta Rasa didirikan. Artinya, pada masa Sunan Gunung Jati sekitar 1480 Pedati Gede Pekalangan masih digunakan dan difungsikan untuk pengerjaan masjid tersebut.

Sayangnya pada tahun 1907 Pedati Gede Pekalangan terbakar. Karenanya setengah bagiannya hilang dan tersisa hanya 8,9 meter dari ukuran asli.

Hingga pada tahun 1993, Mantan Direktur Museum Kereta Istana di Leiden, Belanda, Herman de Vost berinisiatif melakukan konservasi dan perbaikan Pedati Gede Pekalangan. Herman de Vost menyatakan bahwa ukuran asli dari Pedati Gede Pekalangan adalah 15 meter dengan lebar 2,5 meter dan tinggi 3 meter. Pedati ini memiliki 12 roda atau 6 pasang, yang terdiri dari roda besar dan berukuran lebih kecil dengan roda besar diameternya 2 meter dan roda yang lebih kecil memiliki diameter 1,5 meter.

Setiap roda dihubungkan dengan as dari kayu bulat dengan diameter 15 cm dan dimasukan dalam poros dari kayu juga. Pada masa itu, poros roda diberikan pelumas berbahan getah damar, sehingga pergerakannya menjadi lebih mulus bahkan Herman de Vost menyebut bahwa Pedati Gede Pekalangan adalah maha karya asli dari Kebudayaan Cirebon.

Melihat Sejarah yang sangat luarbiasa dari Pedati tersebut, menginspirasi Pemerintah Kota Cirebon membuat sebuah taman bernama Taman Pedati Gede di Jalan Pasuketan kawasan gedung British American Tobacco (BAT) dan kini menjadi ikon baru Kota Cirebon.

Taman Pedati Gede diresmikan langsung oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, pada tahun 2022 lalu, dengan menampilkan Replika Pedati Gede, yang kemudian menjadi pusat perhatian masyarakat saat ini. Lokasi yang strategis ditambah dengan berbagai ornamen tambahan, membuat Taman Pedati Gede secara keseluruhan layak menjadi ikon baru Kota Cirebon

Pedati Gede sejatinya merupakan simbol majunya peradaban leluhur Cirebon. Klaim semacam ini bukan sesuatu yang mengada-ada. Herman De Vost, seorang asal Belanda dan mantan direktur museum kereta-kereta istana, pada tahun 1993 melakukan konservasi dan riset panjang tentang Pedati Gede Pekalangan. Riset panjang itu akhirnya bermuara pada kesimpulan bahwa Pedati Gede Pekalangan merupakan mahakarya asli dari kebudayaan Cirebon,

Dengan di buatkannya Replika Pedati Gede Pekalangan, menjadikan Taman Pedati Gede sebagai ruang terbuka yang nyaman, tempat berinteraksi sosial, dan tempat kita menyadari bahwa budaya dan sejarah kita memiliki nilai yang tinggi.

Jika anda berwisata ke Kota Cirebon, tak lengkap rasanya jika tidak melihat Pedati Gede Pekalangan Cirebon, Mahakarya Kebudayaan Asli Cirebon yang memiliki suspensi serta daya teknologi yang luar biasa yang pernah ada di masanya.

Ayo Kita Berwisata ke Cirebon... (Dew)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....