Asal Usul Sedekah Bumi di Kuningan

  • 17 Okt 2023 13:00 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Tradisi Sedekah Bumi tengah dilaksanakan di beberapa daerah Ciayumajakuning sejak September lalu. Kegiatan budaya yang unik dan khas dari daerah ini tak sedikit mengundang perhatian masyarakat, seperti kegiatan tradisi Sedekah Bumi di Kuningan beberapa waktu yang lalu.

Budayawan Kuningan Abah Sangha Sundana menjelaskan bahwa awal tradisi sedekah bumi di Kuningan tidak memiliki unsur hiburan, apalagi "pesta". Abah memperkenalkan istilah "ruwat" dalam bahasa Sunda yang artinya pancaran sinar dan melepaskan cahaya yang artinya melepaskan energi negatif agar selaras dengan alam.

"Tradisi ini tujuan utamanya adalah mengungapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada bumi. Biasanya digabung dengan Upacara Seren Taun," ucapnya kepada RRI Selasa, (17/10/2023).

Menurut Abah, yang utama dari tradisi ini adalah ungkapan jiwa terdalam secara spiritual sehingga prosesinya harus sakral dan bernilai tinggi. Itulah mengapa awalnya tradisi ini tidak memiliki unsur hiburan. Tradisi sedekah bumi ditujukan pada 4 elemen yakni, air, matahari, tanah dan angin yang bersatu sehingga menghasilkan beragam hasil bumi yang wajib disyukuri.

"Sedekah bumi berbicara tentang manusia dan alam, sehingga manusia tidak boleh merusak apalagi menguasainya," tutur Abah.

Abah juga menjelaskan bahwa kegiatan sedekah bumi di kuningan terdiri dari beberapa item, seperti sajen (sastra jendra), kemenyan, bunga, rajah hingga kendi. Menurut Abah, untuk melaksanakan tradisi ini seseorang harus paham dahulu apa yang terkandung didalamnya dan bagaimana spiritualnya sehingga dapat terus diturunkan ke generasi selanjutnya.

"Istilahnya itu tontonan adalah tuntunan, yang artinya apa yang dilihat harus ada edukasinya. Kita bisa edukasi ke generasi selanjutnya karena tradisi ini dapat berpotensi ke sektor wisata melihat ketertarikan masyarakat umum akan tradisi ini," ungkap Abah sebagai pesan terhadap penerus tradisi Sedekah Bumi di Kuningan ini. (Rara/RRI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....