Wagub Erwan Dorong Pengusaha Berinovasi Terhadap Kuliner Jabar

  • 30 Agt 2026 12:33 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendorong para pelaku usaha kuliner untuk terus melakukan inovasi agar makanan tradisional Jawa Barat tidak hanya bertahan, tetapi mampu bersaing dan memiliki pasar yang lebih luas.

Menurut Erwan, inovasi terhadap makanan tradisional telah terbukti mampu meningkatkan nilai ekonomi sebuah produk. Sejumlah jajanan yang dahulu identik dengan makanan sederhana, kini justru berkembang menjadi kuliner populer dan memiliki nilai jual tinggi.

“Silakan kembangkan inovasi-inovasi. Saya berharap banyak lagi inovasi lainnya sehingga kuliner di Jawa Barat semakin digemari dan semakin banyak wisatawan yang datang ke Jawa Barat hanya untuk mencicipi makanan,” kata Erwan dalam rilisnya Minggu 30 Agustus 2026.

Ia mengatakan, Jawa Barat memiliki modal besar untuk mengembangkan industri kuliner karena didukung kekayaan makanan tradisional yang sangat beragam dari 27 kabupaten/kota.

Beragam kuliner khas Jawa Barat seperti nasi timbel, karedok, lotek, batagor, surabi, peuyeum, hingga berbagai makanan khas lainnya dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.

Erwan pun melihat geliat wisata kuliner di Bandung menunjukkan peluang ekonomi yang semakin besar. Mobilitas masyarakat dari luar daerah yang datang ke Bandung untuk menikmati kuliner menjadi pasar yang harus ditangkap oleh para pelaku usaha.

“Tantangan kita hari ini dan ke depan adalah bagaimana makanan yang enak ini naik kelas menjadi bisnis yang kuat. Bagaimana kuliner lokal bisa memiliki branding yang kuat,” ucapnya.

Ia juga mengatakan sektor kuliner memiliki keterkaitan yang erat dengan pengembangan pariwisata, termasuk sport tourism yang kini terus berkembang di Kota Bandung. Menurutnya berbagai kegiatan olahraga yang menghadirkan peserta dari luar daerah memberikan dampak ekonomi yang luas karena para wisatawan tidak hanya mengunjungi lokasi utama kegiatan, tetapi juga menginap, makan, berbelanja, dan berwisata di berbagai kawasan.

Kondisi tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha kuliner untuk menangkap efek ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan. Ia juga menyoroti keberadaan Persib Bandung yang dinilainya turut menghasilkan aktivitas ekonomi besar, khususnya dengan pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) serta meningkatnya kunjungan penonton dari luar Kota Bandung.

Ia berharap penguatan industri kuliner di Kota Bandung dapat menjadi pemantik bagi berkembangnya industri kafe dan restoran di berbagai daerah di Jawa Barat. “Insyaallah kita akan selalu bisa berkolaborasi untuk menjadikan kuliner sebagai andalan pariwisata Jawa Barat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....