Sejarah Keraton Kasepuhan dan Strategi Dakwah Sunan Gunung Jati
- 26 Mar 2026 20:46 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Keraton Kasepuhan Cirebon hingga kini terus menjaga warisan sejarah sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat penyebaran agama Islam. Bangunan bersejarah ini menjadi saksi bisu perjuangan para raja Jawa Barat dalam memperluas syiar di Nusantara.
Wakil Kepala Pemandu Keraton Kasepuhan, Raden Nanung Muhammad Suradi menjelaskan bahwa fungsi utama keraton sejak dahulu adalah sebagai pusat syiar. Sunan Gunung Jati menggunakan pendekatan politik dan budaya untuk merangkul penguasa lokal tanpa benturan fisik.
Pengaruh dakwah Sunan Gunung Jati tercatat meluas melampaui pulau Jawa hingga mencapai wilayah Sumatera dan Malaysia Barat. Beliau membangun kekuatan dengan menjalin hubungan diplomatik melalui pernikahan strategis dengan putri-putri penguasa besar.
"Sunan Gunung Jati pandai sekali menyebarkan agama Islam untuk meminimalisir yang namanya benturan fisik," ujarnya kepada RRI Rabu, 25 Maret 2026. Beliau menikahi putri dari Banten, Majapahit, hingga Putri Ong Tien dari Kaisar Cina demi memperkuat dukungan dakwah.
Keberhasilan tersebut membuahkan berdirinya dua kerajaan Islam sekaligus, yakni Kesultanan Banten dan Kesultanan Cirebon. Meskipun kepemimpinan terbagi, misi utama sebagai pusat pendidikan agama tetap dipertahankan oleh para keturunannya.
Seni dan budaya tradisional seperti wayang, gamelan, hingga tembang macapat dimanfaatkan sebagai media penyampaian nilai-nilai keagamaan. Metode ini membuat ajaran Islam lebih mudah diterima oleh masyarakat luas pada masa itu.
"Kita mempertahankan adat tradisi dalam rangka ya syiar Islam juga," katanya. Saat ini, pihak keraton masih rutin menyelenggarakan tausiyah dan pengajian bagi masyarakat yang datang berkunjung.
Keraton Kasepuhan tetap teguh memelihara nilai budaya yang mengandung pesan religius bagi generasi mendatang. Tradisi ini dipandang sebagai cara efektif untuk menjaga identitas bangsa di tengah perubahan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....