Wisata Bahari Kejawanan Cirebon: Tiket Terpisah, Total Rp20 Ribu

  • 23 Mar 2026 15:52 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Sistem tiket masuk di Wisata Bahari Kejawanan (WBK) Cirebon masih menggunakan skema terpisah antara kendaraan dan pengunjung. Hal ini dilakukan karena kawasan tersebut memiliki dua fungsi utama, yakni sebagai pelabuhan perikanan dan destinasi wisata.

Ketua Tim Kerja Operasional Pelabuhan WBK, Mukhlis, menjelaskan bahwa tarif masuk kendaraan diberlakukan di pintu awal kawasan. Sementara itu, tiket wisata dikenakan kembali bagi pengunjung yang memasuki area rekreasi.

“Untuk masuk ke wilayah pelabuhan perikanan itu ada pas masuk kendaraan, motor sekitar Rp2.000 dan mobil sekitar Rp6.000,” ujar Mukhlis Kepada RRI Senin, 23 Maret 2026. Ia menambahkan bahwa pungutan tersebut merupakan bagian dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Mukhlis menyebutkan, tiket wisata juga dikenakan kepada setiap pengunjung yang masuk ke area rekreasi. Tarif tersebut sudah termasuk komponen asuransi bagi pengunjung.

“Untuk tiket wisata itu Rp5.500 per orang, Rp5.000 masuk PNBP dan Rp500 untuk asuransi Jasa Raharja Putra,” ucapnya. Dengan demikian, sistem tiket memang tidak dapat disatukan karena perbedaan fungsi kawasan.

Ia mencontohkan, total biaya yang harus dikeluarkan pengunjung relatif terjangkau. Misalnya untuk tiga orang menggunakan sepeda motor, total biaya berkisar di angka Rp20 ribuan termasuk parkir.

“Kalau tiga orang naik motor totalnya sekitar Rp20.500 sudah termasuk parkir,” katanya. Biaya parkir sendiri dikelola oleh pihak ketiga atau swasta yang tidak masuk ke kas negara.

Selain tiket, pengelola juga terus meningkatkan fasilitas bagi kenyamanan wisatawan. Salah satunya adalah penambahan fasilitas bilas dan toilet di area pantai.

“Kami sudah menambah fasilitas bilas, ada yang berupa ruangan tertutup dan ada juga yang terbuka,” ujarnya. Penambahan ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

Untuk menambah daya tarik, WBK juga menghadirkan hiburan pada momen tertentu. Pertunjukan seni tradisional hingga penampilan artis turut meramaikan suasana liburan.

“Biasanya kami mengundang kesenian lokal seperti sintren dan tari, bahkan kadang ada artis saat acara besar,” ucapnya. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengunjung selain menikmati wisata alam.

Mukhlis menambahkan, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas hiburan sederhana secara gratis. Salah satunya adalah karaoke yang dibuka untuk umum selama tidak mengganggu kenyamanan pengunjung lain.

“Kami juga menyediakan karaoke gratis untuk pengunjung yang ingin hiburan tambahan,” katanya. Dengan berbagai fasilitas tersebut, WBK terus berupaya memberikan pengalaman wisata yang lengkap dan terjangkau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....