Gua Sunyaragi, dari Ruang Kontemplasi Jadi Warisan Sejarah
- 06 Feb 2026 14:48 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Taman Air Gua Sunyaragi dahulu dikenal sebagai ruang kontemplasi dan meditasi bagi bangsawan Kesultanan Cirebon. Kini, fungsi tersebut tidak lagi berjalan sebagaimana awal pembangunannya.
Wakil Direktur Badan Pengelola Taman Air Gua Sunyaragi sekaligus Budayawan, Raden Chaidir Susilaningrat, mengatakan perubahan fungsi itu tak terelakkan. “Saat ini kita melihat Sunyaragi sebagai peninggalan sejarah, sebagai heritage yang menyimpan kisah masa lalu,” ujarnya kepada RRI, Minggu 1 Februari 2026.
Menurut Chaidir, Sunyaragi dirancang sebagai taman air yang menunjang pemulihan fisik dan batin. “Bangunan ini dulu betul-betul berfungsi sebagai tempat rekreasi dan healing keluarga kerajaan,” ujarnya.
Struktur gua, aliran air, hingga air terjun menjadi elemen penting dalam proses tersebut. Lingkungan yang sunyi menciptakan ruang refleksi bagi penggunanya pada masa lalu.
Namun perjalanan sejarah mengubah wajah Sunyaragi secara drastis. Gua Sunyaragi bahkan sempat menjadi tempat persembunyian pejuang saat perlawanan terhadap Belanda.
Akibatnya, Gua Sunyaragi mengalami kerusakan yang cukup parah akibat konflik masa penjajahan. Jejak peristiwa tersebut hingga kini masih menjadi bagian dari narasi sejarah kawasan.
Kini Gua Sunyaragi berdiri sebagai situs cagar budaya yang terbuka untuk publik. “Nilai spiritualnya diharapkan tetap dipahami meski fungsinya telah bergeser,” ujar Chaidir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....