Pengelola Sebut Kunjungan Wisata Goa Sunyaragi Cirebon Fluktuatif

  • 02 Feb 2026 16:17 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Goa Sunyaragi merupakan salah satu situs bersejarah di Kota Cirebon yang hingga kini masih menjadi daya tarik wisata budaya dan religi. Kawasan ini dulunya dikenal sebagai taman kaputren dan tempat bermain putra putri Kesunanan, Panembahan, hingga Kesultanan Cirebon.

Pengelola Goa Sunyaragi, Jajat Sudrajat menyebut kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan spiritual. Tempat ini kerap dimanfaatkan untuk beritikaf atau berdiam diri serta tawasul, oleh para kesunanan.

“Goa Sunyaragi dulunya merupakan taman kaputren dan menjadi tempat bermain putra putri mulai Kesunanan, Panembahan, sampai dengan Kesultanan,” ujar Jajat ketika ditemui RRI pada Senin, 2 Februari 2026.

Ia menjelaskan, jumlah pengunjung pada hari biasa cenderung terbatas dan mulai meningkat pada akhir pekan. Lonjakan pengunjung biasanya terjadi saat libur nasional maupun libur sekolah.

“Kalau hari biasa pengunjung relatif sedikit, biasanya ramai itu Jumat, Sabtu, dan Minggu, apalagi saat libur nasional atau libur sekolah,” ucapnya.

Menurut Jajat, pandemi Covid-19 dan kebijakan pembatasan yang diberlakukan sejak 2020 lalu, berdampak signifikan terhadap kunjungan wisata hingga saat ini. Kondisi tersebut turut mempengaruhi pendapatan dan perawatan kawasan.

“Pendapatan dari tiket sangat berpengaruh untuk kebersihan, kenyamanan, dan perawatan kawasan, sehingga saat pengunjung menurun, dampaknya cukup terasa,” katanya.

Dirinya berharap ke depan ada dukungan kebijakan yang disertai solusi konkret agar pengelolaan kawasan bersejarah ini tetap berjalan optimal. Selain itu, pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan komunitas untuk menghidupkan kembali aktivitas wisata dan budaya di Goa Sunyaragi Kota Cirebon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....