Pemkab Cirebon Gelar Travel Mart Promosi Wisata Daerah

  • 24 Jun 2025 20:42 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Caruban Nagari Travel Mart di Pendopo Bupati Cirebon. Gelaran ini sebagai upaya memperkenalkan potensi wisata daerah kepada para pelaku pariwisata yang tergabung dalam Insan Pariwisata Indonesia (IPI).

Bupati Cirebon H. Imron, menyambut positif kegiatan tersebut dan menilai forum seperti ini, penting untuk mendongkrak sektor pariwisata daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pelaku wisata dari berbagai daerah, termasuk Bali dan Yogyakarta. Harapannya, Kabupaten Cirebon bisa belajar dari daerah-daerah tersebut yang pariwisatanya telah berkembang pesat,” kata Imron, Selasa (24/6/2025).

Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki kekayaan seni, budaya, dan kuliner yang dapat menjadi daya tarik wisatawan. Namun, potensi tersebut masih perlu dikemas dan dipromosikan lebih optimal oleh perangkat daerah terkait.

“Jika wisatawan datang ke Kabupaten Cirebon, otomatis ekonomi masyarakat akan ikut bergerak, dan pendapatan asli daerah pun meningkat,” ucapnya.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Syafrudin Aryono, menjelaskan tujuan utama kegiatan ini adalah mempromosikan dan memasarkan potensi wisata Kabupaten Cirebon kepada jaringan pelaku pariwisata nasional.

“Kami tidak sekadar sosialisasi, tapi mempromosikan kekayaan wisata Kabupaten Cirebon, mulai dari destinasi, kuliner, ekonomi kreatif, hingga budaya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta Travel Mart akan mengunjungi beberapa lokasi unggulan seperti sentra Batik Trusmi, Batu Lawang, dan pemandian air panas.

Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif warga sebagai bagian dari ekosistem pariwisata. Menurutnya, aksesibilitas di Kabupaten Cirebon sangat mendukung, dengan lima pintu tol, kedekatan dengan laut, dan kemudahan akses ke Bandara Kertajati.

“Sayangnya, masih banyak warga yang belum sadar bahwa mereka juga bisa menjadi insan pariwisata. Banyak kegiatan budaya seperti nadran dan wayang, yang hanya dinikmati sebagai tontonan, bukan sebagai atraksi yang bisa dipromosikan ke luar,” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk mulai aktif mengundang orang datang ke Kabupaten Cirebon, memperkenalkan tradisi dan kekayaan budaya yang dimiliki.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tengah menjalin kerjasama dengan Politeknik Pariwisata Prima Internasional untuk memperkuat sumber daya manusia di sektor ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....