Agro Edu Wisata Anggur Brazil Gentar Ramai Dikunjungi

  • 03 Apr 2025 20:45 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Majalengka: Program Edu Wisata merupakan program yang menyediakan wisata belajar kepada seluruh masyarakat di berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari tingkatan anak usia dini sampai dengan perguruan tinggi. Konsep ini pula yang diterapkan oleh Pengelola Agrowisata Kebun Anggur Brazil Gentar yang ada di Desa Teja Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka.

Pengelola Agrowisata, Deden Purbaya mengatakan hingga kini, minat masyarakat khususnya para siswa terhadap Edu wisata masih tinggi. Apalagi lokasi yang dituju tersebut sesuai dengan mata pelajaran di sekolah maupun kampus bagi mahasiswa.

"Nah emang bertepatan dengan mata kuliahnya dari UGJ, UIN, UMC katakanlah tentang kewirausahaan, pertanian itu langsung belajar dan diskusi dengan saya. Kalau dari sekolah seperti TK, RA itu kadang-kadang bentrok juga jadwalnya kalau tidak janjian lebih dulu. Kalau minat edukasi masih tinggi apalagi di Majalengka ini terbilang satu-satunya yang memang ada agrowisata dari mulai semai sampai dengan panen bahkan produksi kemudian ada edukasi seperti itu,"katanya kepada rri.co.id, Kamis (3/4/2025).

Menurut Deden Purbaya, lahan untuk kawasan Agrowisata Kebun Anggur Brasil seluas satu hektar terbagi dalam empat tempat , yang terletak disekitar rumah tinggal dengan jarak terjauh sejauh 200 meter. Selain mengembangkan Edu wisata, ia juga ikut membantu petani sekitar terutama ketika ada permintaan dari para pengunjung untuk jenis buah yang berbeda seperti durian dan mangga.

Diakuinya, bagi pengunjung yang hanya sekedar main ke kebun agrowisata Anggur Brazil tidak dikenakan biaya atau gratis, termasuk parkir kendaraan. Terkecuali yang berbayar adalah untuk paket liwetan senilai Rp150.000 untuk lima orang, paket edukasi Rp150.000 untuk 10 sampai 50 orang atau rombongan.

Deden menambahkan pihaknya sedang melakukan penataan tempat yang dirasakan belum sesuai atau selayaknya menjadi agro edu wisata. Diantaranya belum ada tempat beristirahat yang nyaman, dan akses jalan belum memadai. Mengingat dengan adanya edukasi tentang pertanian untuk para pemuda khususnya, diharapkan mereka mau dan tidak malu serta harus bangga menjadi petani.

"Harapannya keberadaan Anggur Brazil ini tentunya dapat dirasakan oleh semua orang kemanfaatannya," ucap Deden Purbaya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....