PHRI Dukung Visi DIRAHMATI Majukan Pariwisata Berbasis Budaya
- 21 Jan 2025 21:25 WIB
- Cirebon
KBRN, Kuningan: Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kuningan, Hanyen Tenggono, menegaskan pentingnya kerja keras bersama untuk memajukan sektor perhotelan dan restoran di wilayah Kuningan. Menurutnya, tantangan di sektor ini tidak hanya soal pelayanan, tetapi juga memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para wisatawan.
"Hotel dan restoran di Kabupaten Kuningan memerlukan kerja keras kita semua. Tantangan di bidang perhotelan memiliki kesulitan tersendiri, khususnya dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan untuk para wisatawan dan pengunjung," ujar Hanyen saat memberikan keterangan, Selasa (21/1/2025) malam di Arunika Eatery, Cisantana.
Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap visi dan misi Bupati Kuningan terpilih, Dian Rachmat Yanuar, serta mengajak semua pihak untuk bersinergi demi kemajuan pariwisata. "Pak Bupati, ke depan kita harus sama-sama bersinergi. PHRI mendukung penuh visi dan misi Bupati Kuningan agar para wisatawan bisa merasakan nuansa baru dengan energi kepemimpinan baru dari Pak Dian Rachmat Yanuar dan Ibu Tuti Andriani," ujarnya.
Hanyen optimis, peran PHRI dapat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuningan melalui sektor pariwisata dan perhotelan.
Sementara itu, Bupati Kuningan terpilih, Dian Rachmat Yanuar, menekankan pentingnya memanfaatkan potensi pariwisata yang ada. Ia mengajak seluruh pihak untuk berani melakukan perubahan demi kemajuan Kuningan.
"Kuningan punya potensi pariwisata yang bagus dan menjanjikan. Jangan takut untuk membuat suatu perubahan meski banyak tantangan. Hari ini Kuningan punya potensi, namun jika tidak disentuh dan dikembangkan, hanya akan menjadi potensi tanpa output dan hasil yang nyata," kata Dian.
Menurutnya, pariwisata di Kuningan memerlukan inovasi dan langkah terobosan yang melibatkan berbagai aspek, termasuk kebudayaan dan kesenian lokal. "Tidak cukup hanya mengandalkan bentang alam Kuningan, tetapi juga harus menyentuh aspek lain seperti kebudayaan dan keseniannya," katanya.
Dian juga mengingatkan bahwa pengembangan sektor pariwisata bukan hanya tanggung jawab Dinas Pariwisata, tetapi merupakan tugas bersama semua pihak, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Semua harus jadi duta wisata, dan ASN berkewajiban membantu dalam meningkatkan sektor pariwisata. Ini adalah upaya kompleks yang membutuhkan kolaborasi semua pihak," ujarnya.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Dian optimis target kemajuan pariwisata di Kuningan dapat tercapai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....