Semangat Rendi, Pengajar Difabel di Pendidikan SLB
- 11 Feb 2025 22:07 WIB
- Cirebon
Ditulis oleh: Ali Mahbub
(Perwakilan Rumah Zakat)
Seorang remaja bernama Rendi Rohaedi, tinggal bersama orang tuanya di Dusun 01 Rt 02/02 Desa Panongan Kec. Sedong Kab. Cirebon Jawa Barat. Rendi merupakan anak difabel dengan gangguan penglihatan (Tunanetra) semenjak duduk di bangku SMP.
Rendi yang bercita-cita menjadi seorang guru memilih untuk melanjutkan kuliah di Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon UI BBC mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam. Walaupun memiliki keterbatasan Rendi memiliki prestasi akademik yang luar biasa, hal ini dibuktikan dengan Indeks Prestasi Kumulatif semester 2 nyaris sempurna di angka 3,889. Saat ini Rendi baru meyelesaikan ujian semester 3 dan akan memasuki semester 4.
Selain aktivitas kuliah, Rendi pun menjadi tenaga pengajar di SLB Akira 2 di kanci kulon kab. Cirebon. Dengan keterbatasan penglihatannya, Rendi sangat antusias dan penuh semangat membimbing anak-anak difabel lainnya yang bersekolah di SLB Akira 2 Kanci Kulon.

Sabtu, 08 Februari 2025 Rendi berkesempatan menjadi narasumber di PRO 1 RRI Cirebon dalam Mozaik Indonesia (Ruang Disabilitas) dengan tema “Semangat Tenaga Pengajar Difabel Dalam Dunia Pendidikan Sekolah Luar Biasa”. Di sini Rendi berbagi pengalaman bahwa seorang difabel bisa berkontribusi di dunia Pendidikan SLB.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....