Fakta Menarik Sejarah Kartu Merah Sepak Bola

  • 30 Apr 2024 09:00 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Olah raga sepak bola merupakan jenis olahraga tim paling populer di dunia, termasuk di Indonesia. Olahraga ini digemari banyak orang dari berbagai kalangan dan tingkatan usia. Di dalam memainkan si kulit bundar ini, terdapat berbagai peraturan yang harus ditaati oleh para pemain. Apabila dilanggar, maka sanksi sudah disediakan oleh wasit sebagai hakim pertandingan. Wasit bekerja dengan berbekal sebuah peluit dan dua buah kartu, merah dan kuning.

Dilansir dari situs FIFA.com yang merupakan federasi sepak bola dunia, kartu merah dan kartu kuning berasal dari ide seorang wasit asal Inggris Ken Aston, yang kebingungan saat memberikan hukuman kepada pemain yang menggunakan bahasa berbeda dari dirinya. Pada Piala Dunia 1962 di Chili, terjadi keributan hebat pada pertandingan yang mempertemukan tim dari Chili dan Italia.

Aston akan mengeluarkan pemain Italia, Giorgino Ferrini sebagai bentuk hukuman atas pelanggaran yang ia buat. Akan tetapi, perintahnya yang disampaikan dalam bahasa Inggris tidak dipahami oleh Ferrini sehingga ia tetap berada di lapangan dan bermain dengan lebih arogan.Hingga, akhirnya seorang polisi dilibatkan untuk mengeluarkan Ferrini dari lapangan hijau.

Seusai pertandingan tersebut, Aston kembali ke rumahnya. Di tengah perjalanan ia terinspirasi dengan warna yang dihasilkan dari lampu pengatur lalu lintas. Dari situlah Aston terpikir untuk membuat dua buah kartu sebagai penanda hukuman kepada pemain, dengan menggunakan kartu warna kuning dan merah.

Kartu temuan Aston ini berhasil dimengerti oleh pemain-pemain bola yang berasal dari berbagai dunia dengan penggunaan bahasa yang berbeda. Karena maknanya yang sudah dipahami secara universal, temuan Aston kali pertama diterapkan saat perhelatan Piala Dunia 1970, atau dua periode setelahnya, di Meksiko. Hingga kini, dua kartu sakti ini masih digunakan oleh wasit sepak bola di seluruh dunia untuk menunjukkan hukuman atas pelanggaran yang dilakukan pemain.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....