FIFA ASEAN 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Sepak Bola Indonesia
- 30 Sep 2026 14:20 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Piala FIFA ASEAN 2026 dinilai menjadi momentum bagi Indonesia untuk membangkitkan kembali sepak bola nasional. Pegiat Sepak Bola Cirebon, Didi Sunardi, mengatakan ajang tersebut dapat menjadi tolok ukur kemampuan Indonesia bersaing di tingkat ASEAN.
Ia menegaskan pentingnya ajang ini sebagai pembuktian eksistensi dan potensi besar yang dimiliki tim nasional. Kesempatan ini dipandang harus dimaksimalkan untuk membawa prestasi olahraga Indonesia ke arah yang lebih maju.
“Ini adalah saatnya Indonesia masih ada, Indonesia bisa, dan jika Tuhan mengizinkan, di masa depan akan jauh lebih baik,” ujarnya dalam Dialog Cirebon Menyapa RRI Cirebon, Senin, 28 September 2026. Menurutnya Indonesia perlu memanfaatkan kompetisi tersebut untuk meningkatkan kualitas permainan dan daya saing pemain di kawasan ASEAN.
Baca juga: Kompetisi Usia Muda Jadi Kunci Lahirkan Pemain Berkualitas
Baca juga: Momentum FIFA ASEAN Harus Dilanjutkan dengan Pembinaan Berkelanjutan
Didi menilai kualitas permainan, kualitas tim, serta kemampuan individu pemain menjadi aspek penting agar sepak bola Indonesia mampu mencapai level yang lebih tinggi. Peningkatan kualitas tersebut menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan regional yang semakin ketat.
“Saya pikir kompetisi yang telah kami adakan, dan informasi yang kami peroleh, adalah yang terbaik di ASEAN,” katanya. “Potensi yang sedang terjadi, kualitas para pemain juga harus ditingkatkan karena ini adalah ujian bagi kita semua,” ucapnya.
Baca juga: Pegiat Sepak Bola Cirebon Ajak Masyarakat Beri Bantuan Positif Timnas
Ia menambahkan, momentum kebangkitan sepak bola tidak boleh berhenti setelah turnamen selesai, tetapi harus dilanjutkan melalui peningkatan kompetisi dan pembinaan. “Pelatihan ini harus dilakukan secara berkelanjutan, harus berkelanjutan,” ujar Didi menegaskan.
“Karena persaingan di kelompok usia dan pelatihan di klub ini terus meningkat,” ujarnya melanjutkan penjelasan. Menurutnya, keberlanjutan pembinaan diperlukan agar Indonesia tidak hanya mampu bersaing di ASEAN, tetapi juga memiliki peluang meningkatkan prestasi di level Asia dan dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....