Kepala Badan Wasit Turki Ditangkap Kasus Korupsi
- 29 Sep 2026 20:59 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Kepala badan wasit Turki telah ditangkap oleh pihak berwenang belum lama ini. Penangkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan polisi terkait dengan kasus korupsi.
Melansir dari BBC Sport, Menteri Kehakiman Turki, Akin Gurlek, memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rincian fokus dari penyelidikan kepolisian tersebut. Ia menyatakan bahwa penyelidikan ini berpusat pada dugaan campur tangan dalam pembentukan klasifikasi wasit, penugasan, proses penilaian dan penunjukan, serta pengujian peraturan.
Presiden badan wasit tersebut yang bernama Ferhat Gundogdu dipastikan termasuk di antara orang-orang yang ditangkap oleh aparat penegak hukum. Selain pimpinan tersebut, pihak kepolisian juga menahan wakil presiden badan wasit beserta lima orang tersangka lainnya.
Sebagai bagian dari proses pengembangan kasus, Gurlek menyebutkan bahwa aparat kepolisian juga telah melakukan serangkaian penggeledahan. Tindakan penggeledahan oleh pihak berwenang tersebut dilakukan di sejumlah lokasi yang mencakup rumah, tempat kerja, dan berbagai kawasan perkantoran.
Gurlek menegaskan komitmen lembaganya untuk terus berjuang secara tegas demi mewujudkan iklim sepak bola Turki yang bersih dari penyimpangan. Langkah ini diambil agar berbagai tuduhan yang merusak kepercayaan publik dapat diungkap, para pelaku dihukum sesuai undang-undang, serta sepak bola kembali pada esensi kerja keras, kompetisi, dan sportivitas di lapangan.
Pada sebuah insiden sebelumnya di bulan November 2025, Federasi Sepak Bola Turki (TFF) sempat menjatuhkan sanksi skors terhadap 149 wasit dan asisten wasit. Hukuman tersebut diberikan setelah sebuah penyelidikan mengungkap fakta bahwa ratusan ofisial pertandingan profesional di negara itu ternyata memiliki akun taruhan judi.
Skandal besar mengenai taruhan judi tersebut pada akhirnya berujung pada penangkapan sekitar 29 orang, yang mencakup 14 pemain sepak bola di dalamnya. Meskipun demikian, Gurlek tidak menyebutkan adanya indikasi keterkaitan antara skandal taruhan tahun lalu dengan penyelidikan korupsi yang sedang berlangsung saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....