Fenomena Baru Para Pelatih EPL 2026/2027
- 09 Agt 2026 06:33 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Sembilan dari 20 klub Liga Premier Inggris dipastikan memulai musim 2026/2027 dengan sosok pelatih yang berbeda dari musim sebelumnya. Lembaga data Opta mencatat rekor pergantian pelatih sebanyak ini hanya pernah terjadi pada musim perdana 1888/1989 dan musim 1946/1947 pasca-Perang Dunia II.
Dilansir dari The Guardian, Minggu 9 Agustus 2026, penunjukan pelatih baru seperti Roberto De Zerbi dan Michael Carrick membuat 11 tim kini dipimpin oleh manajer yang menjabat kurang dari setahun. Masa jabatan rata-rata para juru taktik di Liga Premier kini berada pada level terendah sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Jika dibandingkan dengan musim 2016/2017, deretan pelatih baru masa itu diisi oleh nama-nama besar seperti Antonio Conte, Pep Guardiola, Jürgen Klopp, dan José Mourinho. Berbeda dengan era lalu yang diramaikan Arsène Wenger dan Alex Ferguson, kini Mikel Arteta menjadi satu-satunya manajer pemenang liga yang kembali berlaga.
Karena Arteta baru mengoleksi satu gelar juara, total trofi liga yang dimiliki para manajer musim ini menjadi yang paling sedikit dalam sejarah era Liga Premier. Rekor terendah sebelumnya tercatat pada musim 1995/1996 dan 2019/2020 yang masing-masing hanya mengumpulkan total tiga trofi liga.
"Maraknya penunjukan manajer muda dari luar negeri semakin mempersempit peluang bagi pelatih lokal Inggris untuk bersaing di papan atas," rilis laporan statistik Opta.
Rata-rata usia para manajer di kompetisi musim ini mencapai 46,9 tahun yang merupakan deretan pelatih termuda dalam dua dekade terakhir. Kepergian Eddie Howe dari Newcastle membuat manajer asal Inggris kini hanya tersisa tiga orang, yaitu Michael Carrick, Frank Lampard, dan Gary O’Neil.
Papan atas kompetisi kini didominasi oleh pelatih asal wilayah Gipuzkoa di Spanyol seperti Mikel Arteta, Xabi Alonso, Andoni Iraola, dan Unai Emery. Tren dominasi asing ini juga sejalan dengan penggunaan pemain luar Inggris dan Irlandia yang telah mencapai rekor tertinggi sebesar 69,6 persen.
Perubahan peran juru taktik kini turut menggeser sebutan manajer menjadi head coach, seperti yang dialami Liam Rosenior dan Xabi Alonso di Chelsea. Singkatnya masa kerja Rosenior menjadi bukti nyata bahwa profesi pelatih di Liga Premier saat ini makin tidak stabil dan penuh risiko.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....