Tina Wiryawati Dorong Pembentukan Sekolah Sepak Bola Usia Dini
- 18 Jun 2026 07:27 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, menaruh perhatian besar terhadap pengembangan sepak bola usia dini di Kelurahan Cigadung. Mantan Direktur Sekolah Sepak Bola (SSB) Pelita Jaya itu menilai pembinaan pemain muda harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan agar mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Tina saat menanggapi aspirasi masyarakat yang menginginkan terbentuknya Sekolah Sepak Bola (SSB) di Cigadung. Menurutnya, keberadaan lapangan sepak bola bukan sekadar sarana olahraga, tetapi menjadi fondasi penting bagi pembinaan generasi muda.
"Kalau memang itu sangat dibutuhkan segera oleh Karang Taruna Cigadung, ya sudah, saya bisa membantu apa? Tadi kebetulan yang disampaikan adalah alat ya, beko. Saya bantu apa yang bisa saya bantu langsung," ujar Tina Wiryawati, Selasa, 16 Juni 2026.
Ia mengatakan bahwa percepatan pembangunan lapangan sepak bola perlu segera dilakukan. Hal ini bertujuan agar fasilitas tersebut dapat langsung dimanfaatkan oleh anak-anak dan pemuda yang meminati olahraga tersebut.
"Daripada misalnya saya harus menunggu nanti kapan lagi, atau apa lagi, nanti lapangannya enggak jadi-jadi. Saya berharap dengan adanya bantuan untuk lapangan bola ini bisa bermanfaat untuk anak-anak sampai yang main bola lah," katanya.
Tina yang memiliki pengalaman mengelola SSB Pelita Jaya menegaskan bahwa mendirikan sekolah sepak bola tidak cukup hanya dengan menyediakan lapangan. Dibutuhkan komitmen jangka panjang dari masyarakat, pengurus, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar pembinaan dapat berjalan secara konsisten.
"Pendidikan bola itu akan lama. Sekarang tergantung masyarakatnya, saya tidak mau mendirikan kalau tidak ada komitmen. Di Belanda itu, satu RW bisa memiliki sampai delapan lapangan bola yang bagus sekali. Jadi mereka sudah dibina sejak usia dini dan ditunjang dengan lapangannya," ucapnya.
Menurut Tina, pola pembinaan usia dini yang diterapkan di negara-negara maju dapat menjadi inspirasi dalam membangun ekosistem sepak bola di daerah. Karena itu, selain mendorong penyediaan fasilitas olahraga, ia juga menginginkan adanya manajemen yang baik agar pembinaan pemain muda dapat berlangsung secara berkesinambungan.
Sekolah sepak bola yang dikelola secara profesional diharapkan dapat mengembangkan potensi anak-anak dan remaja di Cigadung secara optimal. Selain itu, kehadiran sekolah ini juga akan menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, dan prestasi melalui olahraga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....