35 Tim Ramaikan Liga Jabar Istimewa 2026 di Kuningan
- 14 Mei 2026 15:31 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Atmosfer sepak bola usia dini dan usia muda terasa hidup di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kamis, 14 Mei 2026. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, resmi membuka Liga Jabar Istimewa 2026 untuk kelompok usia 10, 12, 14, dan 19 tahun tingkat Kabupaten Kuningan.
Pembukaan kompetisi berlangsung meriah. Ratusan pemain muda dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) hadir bersama pelatih, official tim, hingga orang tua yang memadati stadion.
Sejumlah unsur Forkopimda, pengurus PSSI Jawa Barat, serta KONI Kabupaten Kuningan turut menghadiri seremoni pembukaan. Ketua PSSI Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno, mengatakan Liga Jabar Istimewa menjadi bagian dari program pembinaan sepak bola berjenjang yang digelar serentak di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
“Di Kabupaten Kuningan ada 35 tim yang ikut ambil bagian. Untuk KU 10 sebanyak 9 tim, KU 12 ada 14 tim, KU 14 sebanyak 9 tim, dan KU 19 diikuti 3 tim,” kata Beni dalam laporannya.
Ia menjelaskan, pertandingan akan digelar mulai 14 hingga 17 Mei, kemudian berlanjut pada 23 dan 30 Mei serta 6 dan 13 Juni 2026. Seluruh pertandingan juga akan disiarkan melalui live streaming hasil kolaborasi dengan Diskominfo Kabupaten Kuningan.
Direktur Asosiasi sekaligus pelatih sepak bola wanita Kuningan, Sri Laelasari, menilai kompetisi usia dini menjadi fondasi penting dalam mencetak pemain berkualitas di masa depan. Menurutnya, pembinaan yang konsisten sejak usia muda akan menentukan perkembangan sepak bola daerah.
“Kompetisi seperti ini sangat penting untuk membangun mental bertanding pemain sejak dini. Anak-anak tidak hanya belajar teknik bermain, tetapi juga disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas,” ujar Sri.
Ia berharap Liga Jabar Istimewa bisa menjadi ruang lahirnya talenta-talenta baru, termasuk untuk pengembangan sepak bola wanita di Kabupaten Kuningan. “Kami ingin semakin banyak pemain muda, baik putra maupun putri, yang memiliki kesempatan berkembang dan nantinya bisa tampil di level lebih tinggi,” katanya.
Sri juga menilai antusiasme peserta dan dukungan orang tua menjadi modal positif bagi perkembangan sepak bola di Kuningan. Ia optimistis kompetisi berjenjang seperti ini akan melahirkan pemain potensial yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar berharap Liga Jabar Istimewa menjadi momentum kebangkitan sepak bola daerah sekaligus wadah lahirnya pemain muda potensial dari Kuningan. “Semoga dari kompetisi ini lahir pemain-pemain berbakat yang bisa membawa nama Kuningan ke level yang lebih tinggi,” ujar Dian.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan kompetisi sebagai ajang menambah pengalaman bertanding. “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Liga Jabar Istimewa 2026 tingkat Kabupaten Kuningan resmi dibuka,” ujarnya menandaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....