Inter Kalahkan Juventus, Chiellini: Keputusan Wasit Ceroboh

  • 15 Feb 2026 11:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pertandingan Derby d'Italia pada Minggu, 15 Februari 2026, WIB antara Inter Milan dan Juventus di Stadion Giuseppe Meazza, Milano, berakhir dengan kedudukan 3-2 untuk kemenangan tuan rumah. Juventus harus bermain dengan sepuluh orang sejak akhir babak pertama setelah Pierre Kalulu menerima kartu merah dari wasit.

Inter membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-17 melalui gol bunuh diri Andrea Cambiaso yang tidak sengaja membelokkan umpan silang lawan. Namun, Juventus merespons dengan cepat melalui tekanan bertubi-tubi hingga akhirnya Cambiaso membayar kesalahannya dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-26.

Petaka bagi Si Nyonya Tua muncul sesaat sebelum jeda babak kedua ketika Kalulu dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Alessandro Bastoni yang berujung kartu kuning kedua. Meskipun kalah jumlah pemain, tim asuhan Luciano Spalletti tetap menunjukkan determinasi tinggi dan sempat menciptakan beberapa peluang emas melalui Fabio Miretti dan Weston McKennie.

Inter kembali memimpin pada menit ke-76 melalui sundulan terarah dari Sebastiano Esposito yang gagal dihalau oleh penjaga gawang Michele Di Gregorio. Juventus secara luar biasa mampu menyamakan kedudukan lagi lewat sepakan Manuel Locatelli setelah memanfaatkan skema serangan balik yang sangat rapi.

Kemenangan Inter dipastikan pada menit-menit akhir pertandingan melalui gol penentu yang dicetak oleh Piotr Zielinski. Skor 3-2 ini menutup laga penuh drama yang diwarnai dengan protes keras dari pihak manajemen Juventus terkait kepemimpinan wasit Federico La Penna.

Dilansir dari Juventus.com, CEO Juventus, Damien Comolli, menyatakan rasa malu dan frustrasinya atas ketidakadilan yang terjadi di lapangan hijau selama pertandingan berlangsung. Ia menegaskan bahwa kejadian malam ini sangat tidak dapat diterima dan merusak citra sepak bola Italia di mata dunia.

Senada dengan sang CEO, Giorgio Chiellini selaku Direktur Klub Juventus juga mengkritik keras struktur liga yang dianggap tidak memadai dalam membuat keputusan krusial. Ia menyerukan perubahan segera agar pertandingan besar tidak lagi dirusak oleh keputusan-keputusan yang diambil secara ceroboh oleh pengadil lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....