Sekolah Warisan Pahlawan Nasional “SDN Kartini Cirebon”

  • 25 Apr 2024 11:00 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Pahlawan Nasional Perempuan yaitu Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat (RA Kartini) yang kental sekali disebut sebagai tokoh pelopor kebangkitan bagi kaum wanita. RA Kartini memiliki cita-cita mendirikan sekolah wanita dengan tujuan dapat memberikan pendidikan serta keterampilan agar kaum wanita dapat mengejar karier dan hidup yang mandiri. Oleh karena itu, sepanjang hidupnya ia menaruh perhatian khusus pada isu emansipasi perempuan.

Pada tahun 1913 Yayasan Van Deventer yang dinaungi oleh Yayasan Kartini (Kartini Vereneging) mendirikan Sekolah Kartini Pertama di Kota Semarang yang merupakan keinginan dari RA Kartini. Hal ini dikarenakan Van Deventer sangat terkesan dengan surat-surat Kartini yang diterbitkan pada tahun 1911 yang berisikan cita-cita RA Kartini untuk memperjuangkan emansipasi wanita.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid dalam buku 100 Tahun Sekolah Kartini Cirebon 1916-2016 menyebutkan, berdasarkan sejarah Sekolah Kartini atau kini SD Kartini pertama kali berdiri atas inisiatif vam Deventer di Semarang pada 1913. Yang jadi penanda babak baru pendidikan wanita bumi putera. Untuk kali pertama wanita mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu di bangku sekolah. Juga menerima bekal keterampilan. Tak lama setelah itu, bermunculan Sekolah Kartini di tempat lain. Rembang, Jepara, juga Cirebon

Kesuksesannya pada pendirian Sekolah Kartini di Semarang Yayasan Van Deventer melanjutkan pendirian Sekolah Kartini di berbagai wilayah di tanah Jawa, seperti di kota Madiun 5 Januari 1914, Batavia 11 Januari 1914, Buitenzorg Februari 1914, Malang September 1915, Cirebon 31 Januari 1916 serta di Pekalongan pada 1 November 1916.

Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa di Kota Cirebon sendiri memiliki Sekolah Kartini yaitu SDN Kartini Cirebon merupakan sekolah yang berdiri dari tahun 1916 didirikan atas keinginan Kartini yang ingin memiliki sekolah untuk perempuan pribumi. Sekolah Kartini Cirebon yang sekarang beralih nama menjadi SDN Kartini Cirebon berdiri atas inisiatif dari Ny Feith Staal yang dimulai pada tahun 1915 akhirnya selesai pada 31 Januari 1916.

Pembangunan sekolah Kartini ini bermodalkan dari beberapa sumbangan seperti dari Perkumpulan Boedi Roekoen, Pasar Amal Karangampel, Bunga kas dari Masjid, Pasar Amal Indramayu, Pasar Amal Jatibarang dan sumbangan dari Ny Schwanhuijer.Pada awalnya sekolah Kartini Cirebon hanya memiliki 1 kelas dengan jumlah murid 24 siswa rata-rata usia 8 hingga 10 tahun yang berlokasi di bekas taman kanak-kanak di wilayah Kejaksan Cirebon.

Setelah pembelajaran berjalan beberapa bulan ternyata banyak fasilitas yang tidak memadai dan semakin bertambahnya siswa pada tahun ajaran baru, pada akhirnya sekolah Kartini melakukan penataan ulang pada Oktober 1916 dengan membuat bangunan baru dan berganti nama hingga saat ini yang dikenal dengan SDN Kartini yang beralamatkan di Jalan Kartini No.31, Kejaksan, Kec. Kejaksan, Kota Cirebon yang termasuk salah satu Sekolah Dasar Negeri yang meraih banyak prestasi.

(Sumber: wikiepedia, carubannagari)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....