Pelestarian Cagar Budaya di Kota Cirebon Membutuhkan Regulasi

  • 05 Mar 2024 19:00 WIB
  •  Cirebon
KBRN, Cirebon: Wacana pengembangan Wisata Eduharitage Jakarta-Cirebon, oleh Pemerintah Daerah Kota Cirebon dengan Deputi Gubernur DKI Bidang Budaya dan Pariwisata disbut baik oleh Komunitas Pusaka Cirebon Kendi Pertula.

"Pengembangan Wisata Eduharitage dapat mendongkrak kunjungan wisata dan dapat memberikan edukasi sejarah dan buaya khususnya Jakarta Cirebon," kata Anggota Komunitas Pusaka Cirebon Kendi Pertula Mustaqim Asteja kepada RRI, Selasa (5/3/2024).

Menurutnya, Program Wisata Eduhahitage adalah program yang stategis kerjasama dua Kota. Terlebih hubungan dua Kota ini tidak bisa dipisahkan bahkan sejak zaman sunda kelapa pada abad ke-16. Maka dari itu pemerintah Kota Cirebon dan Dewan Perwakilan Raktat Daerah Kota Cirebon harus lebih serius dalam memelihara haritage yang ada di Cirebon sehingga tamu atau wisatawan yang ke Cirebon tidak merasa kecewa.

"Pemeliharaan Haritage Cirebon ini yaitu dengan cara membuat regulasi untuk melindungi warisan Cirebon," ucapnya.

Mustaqim Asteja menyayangkan banyak melihat cagar budaya peninggalan sejarah di Kota Cirebon terbengkalai. Salah satunya Gedung Bundar Kebumen yang sampai saat ini kondisinya memprihatinkan. Padahal Gedung Bundar ini dahulunya bekas benteng VOC dan pusat keresidenan Cirebon sehingga memiliko nilai sejarah yang luar biasa.

"Jika tidak segera dibuat regulasinya maka sangat disayangkan cagar budaya tersebut tidak bisa dilestarikan," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....