Indramayu Perlu Roadmap Industri Berbasis Pertanian dan Perikanan

  • 07 Okt 2026 13:09 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Indramayu membutuhkan roadmap industri yang menghubungkan investasi dengan potensi pertanian dan perikanan daerah secara berkelanjutan. Langkah tersebut diperlukan untuk memperluas lapangan kerja sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Direktur AMIK Purnama Niaga Indramayu sekaligus Pengamat Seni Budaya, Hadi Santosa, menilai investasi menjadi kunci penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, pembangunan industri harus memperhatikan karakter ekonomi lokal agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Jadi saya harapkan juga investasi masuk juga termasuk investasi-investasi yang mendukung pertanian dan perikanan, kalau seandainya pemerintah pusat sudah mematok Indramayu sebagai daerah pertanian, harus dimunculkan industri yang ada hubungannya dengan pertanian dan perikanan tadi,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 7 Oktober 2026. Pengembangan industri tersebut diharapkan menciptakan nilai tambah dari sektor pertanian dan perikanan yang selama ini menjadi potensi daerah.

Investasi menjadi salah satu kunci memperluas penyerapan tenaga kerja dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pekerjaan luar negeri. Hadi menyebut investasi perlu diarahkan pada sektor yang mampu menyerap tenaga kerja dengan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Karena itu, hambatan birokrasi dan keterbatasan informasi daerah perlu dibenahi untuk meningkatkan kepercayaan investor. Keterbukaan informasi mengenai potensi Indramayu juga menjadi bagian penting dalam menarik investasi yang produktif.

Hadi juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. “Masalah korupsi itu adalah persoalan dua hal, Mbak ya,” katanya. Menurutnya, transparansi perlu berjalan bersama akuntabilitas agar tata kelola pemerintahan mampu mencegah persoalan yang merugikan masyarakat.

Perguruan tinggi juga dapat menyiapkan lulusan melalui kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri lokal. Kolaborasi tersebut memungkinkan pendidikan tinggi menghasilkan sumber daya manusia yang lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Pengembangan industri berbasis potensi lokal sekaligus menjaga peran Indramayu sebagai salah satu daerah lumbung padi. Dengan arah tersebut, pertanian dan perikanan dapat berkembang menjadi sektor yang menghasilkan industri serta lapangan kerja baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....