Pemkot Cirebon Tekan Harga Pangan lewat Mol Pangling

  • 06 Okt 2026 10:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Perbedaan harga pangan menjadi perhatian Pemerintah Kota Cirebon dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan masyarakat. Melalui Mol Pangling, pemerintah menghadirkan sejumlah komoditas dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Cirebon, Hj. Elmi Masruroh, mengatakan harga tersebut disusun melalui kolaborasi. Bulog menjadi salah satu penopang utama karena menyediakan komoditas dengan harga produsen yang lebih rendah.

Komoditas lain seperti telur, cabai, dan bawang juga disediakan melalui kerja sama dengan sejumlah vendor. Bank Indonesia memberikan subsidi transportasi sehingga harga komoditas dapat ditekan sebelum dijual kepada masyarakat.

“Kalau di Bulog sudah jelas ini harganya harga produsen ya. Jadi pasti lebih rendah dari harga pasar,” ucapnya kepada RRI, Senin, 5 Oktober 2026. Harga tersebut kemudian menjadi salah satu dasar dalam menyediakan pangan terjangkau bagi masyarakat Kota Cirebon.

Penetapan harga tersebut tetap memperhatikan ketentuan agar komoditas yang dijual berada di bawah Harga Eceran Tertinggi. Subsidi transportasi membantu pelaku usaha menekan biaya distribusi sebelum pangan sampai kepada masyarakat.

Skema tersebut memungkinkan pangan dijual lebih terjangkau tanpa mengabaikan keberlangsungan distribusi dari pemasok. Elmi menjelaskan mekanisme tersebut diterapkan baik dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) maupun layanan Mol Pangling.

“Sehingga dengan adanya subsidi transportasi tersebut, ya harga yang dijual tentunya lebih rendah dari harga pasar, dan juga harus di bawah Harga Eceran Tertinggi,” katanya. Penerapan harga tersebut tetap diarahkan agar program tidak mengganggu keseimbangan perdagangan pangan di pasar tradisional.

Pelaksanaan program juga mempertemukan pemerintah dengan vendor untuk memastikan ketersediaan komoditas selama kegiatan berlangsung. Pengendalian harga dilakukan bersamaan dengan upaya menjaga pasokan dan kelancaran distribusi pangan kepada masyarakat.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari penerapan kerangka 4K dalam pengendalian inflasi daerah Kota Cirebon. Melalui sinergi tersebut, pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas harga pangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....