Prodi Ilmu Komunikasi UMC Buka Ruang Kolaborasi dengan Stakeholder

  • 02 Okt 2026 11:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pelibatan stakeholder menjadi bagian penting dalam peninjauan kurikulum dan rancangan strategis Program Studi Ilmu Komunikasi UMC. Ketua Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Ida Ri’aeni, S. Sos, M.I. Kom, mengatakan pihak eksternal memberikan banyak masukan selama forum berlangsung.

Masukan tersebut berasal dari mitra, pengguna lulusan, alumni, serta pihak internal seperti dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Pelibatan berbagai unsur dilakukan untuk melihat kebutuhan pengembangan program studi dari perspektif yang lebih beragam.

“Nah, itu biasanya sudah mereka memberikan catatan dalam bentuk tertulis, jadi kita minta bentuknya survei, seperti itu,” katanya kepada RRI, Kamis, 1 Oktober 2026. Ketua Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Ida Ri’aeni, S. Sos, M.I. Kom, mengatakan mahasiswa magang juga memberikan catatan melalui survei tertulis.

Baca juga: FGD FISIP UMC Jadi Ruang Evaluasi Arah Pengembangan Akademik

Pertemuan langsung dengan stakeholder menjadi kesempatan untuk membahas peluang kerja sama dan pengembangan program akademik secara lebih terbuka. Menurut Ida, masukan tersebut berkaitan dengan VMTS, Renstra, Renop, serta kurikulum yang sedang ditinjau fakultas.

Pengembangan kurikulum juga memperhatikan bidang yang menjadi perhatian program studi, termasuk komunikasi budaya, pariwisata, dan komunikasi strategis. Berbagai masukan tersebut kemudian dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program pembelajaran sesuai perkembangan kebutuhan masyarakat.

Ida menyebut proses peninjauan tidak hanya bertujuan menghasilkan lulusan siap kerja, tetapi juga mampu menjawab persoalan lingkungan. Karena itu, kerja sama dengan pihak luar menjadi salah satu unsur penting dalam memperluas pengalaman akademik mahasiswa.

Baca juga: Hadapi Perkembangan AI, Prodi Ilmu Komunikasi UMC Perkuat Kompetensi Mahasiswa

“Karena komunikasi itu prinsipnya omnipresent ya, dia ada di mana-mana,” ujarnya. Program studi berharap sinergi tersebut dapat memperkuat daya saing lulusan sekaligus membuka peluang kolaborasi pada masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....