Jabatan Ketua Gerindra Kuningan Bukan Soal Pengorbanan
- 30 Sep 2026 20:46 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Penentuan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan merupakan wewenang eksklusif Dewan Pimpinan Pusat (DPP), bukan melalui mekanisme bursa pencalonan di tingkat daerah.
- Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Kuningan Nurcholis Mauludinsyah menegaskan kader di daerah tidak memiliki mekanisme formal untuk mengklaim diri sebagai calon ketua DPC.
- Di tengah munculnya klaim sejumlah nama dan isu pengorbanan kader, keputusan akhir penentuan ketua DPC sepenuhnya berada di tangan pimpinan pusat partai.
RRI.CO.ID, Kuningan - Teka-teki siapa yang akan menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan definitif belum terjawab. Di tengah munculnya klaim sejumlah nama dan isu pengorbanan kader selama menjalankan roda organisasi, penentuan ketua DPC ditegaskan bukan melalui bursa pencalonan di daerah, melainkan menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Kuningan, Nurcholis Mauludinsyah, mengatakan kader di daerah tidak memiliki mekanisme untuk mengklaim diri sebagai calon ketua DPC. Menurut dia, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pimpinan pusat.
"Di Gerindra itu tidak ada istilah pencalonan atau mengklaim ada dua atau tiga calon. Kalau ada yang mengklaim seperti itu, itu tidak betul," ujar Nurcholis, Rabu 30 September 2026.
Ia mengatakan, Partai Gerindra memiliki pola organisasi dengan sistem komando yang menempatkan DPP sebagai pihak yang menentukan struktur kepengurusan di daerah. Karena itu, berbagai dinamika dan klaim yang berkembang di tingkat lokal belum dapat dijadikan patokan sebelum adanya keputusan resmi.
Nurcholis juga menanggapi pandangan yang menyebut kader yang selama ini menjadi Pelaksana Tugas (Plt) ketua DPC telah mengeluarkan banyak waktu, tenaga, bahkan biaya untuk menjalankan kegiatan partai.
Menurutnya, pengorbanan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab kader dan tidak secara otomatis menjadi dasar seseorang untuk menduduki jabatan ketua definitif.
"Namanya kader, kita harus siap. Kalau dibilang kasihan karena sudah berkorban, ketua-ketua DPC daerah lain yang sudah lama berjuang lalu diganti juga sama saja. Bukan cuma satu orang, semua kader dan anggota fraksi juga ikut memikirkan dan berjuang untuk partai," katanya.
Saat ini, kata Nurcholis, jajaran DPP Gerindra tengah melakukan penataan struktur kepengurusan untuk sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Proses tersebut melibatkan pimpinan pusat, termasuk Ketua Umum Prabowo Subianto, Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad, dan Sekretaris Jenderal Sugiono.
Sejumlah daerah disebut telah menyelesaikan penataan struktur, sementara Jawa Barat, termasuk Kabupaten Kuningan, masih menunggu proses di tingkat pusat.
Nurcholis meminta kader maupun pihak lain yang mengikuti dinamika internal Gerindra Kuningan tidak berspekulasi sebelum Surat Keputusan (SK) kepengurusan diterbitkan.
"Kita tunggu saja instruksi pusat. Siapa pun yang nantinya ditunjuk DPP untuk memimpin DPC Gerindra Kabupaten Kuningan, seluruh kader dan fraksi dipastikan akan patuh, taat, serta menjaga situasi tetap kondusif," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....