MAN 1 Indramayu Terapkan E-Voting dalam Pemilihan OSIS dan MPK
- 30 Sep 2026 16:52 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu – MAN 1 Indramayu menerapkan sistem e-voting dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS serta Ketua Majelis Perwakilan Kelas atau MPK periode 2026/2027. Pemilihan yang berlangsung di Gedung Loka Baksa tersebut melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan siswa sebagai pemilih.
Pembina OSIS MAN 1 Indramayu, Nina Nurhaeni, mengatakan penerapan e-voting tetap diarahkan untuk menjaga prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil atau Luber Jurdil. “E-voting justru memperkuat prinsip Luber Jurdil. Dengan sistem digital yang transparan, proses pemungutan dan pengolahan suara dapat dilakukan secara lebih efektif,” ujarnya dikutip dari rilis MAN 1 Indramayu.
Menurutnya, pemilihan tersebut menjadi simulasi bagi siswa untuk memahami bahwa praktik demokrasi dapat berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi. Siswa juga dikenalkan pada pentingnya integritas dalam menggunakan teknologi pada proses pengambilan keputusan.
Sebelum pemungutan suara, para calon mengikuti debat terbuka untuk menyampaikan gagasan, visi, dan program kepada warga madrasah. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan calon sekaligus pembelajaran bagi siswa dalam menentukan pilihan.
Sementara itu, siswa kelas XII-3 sekaligus pengurus MPK, Husna, menilai sistem e-voting membuat proses pemilihan menjadi lebih efisien. Menurutnya, penggunaan sistem digital dapat mempercepat penghitungan suara dan mengurangi kebutuhan terhadap logistik berbahan kertas.
“Secara teknis, e-voting memangkas waktu penghitungan dan meminimalkan penggunaan logistik kertas. Akurasi data hasil pemilihan juga dapat diketahui dengan lebih cepat,” katanya.
Siswa kelas X-1, Asa, menyampaikan mekanisme pemilihan digital juga memberikan kemudahan bagi siswa dalam menggunakan hak suara. Ia menilai proses pemungutan suara menjadi lebih praktis karena dilakukan melalui bilik digital.
“Prosesnya cepat dan sangat praktis, tinggal klik di bilik digital. Sistem e-voting juga membuat kami lebih bersemangat untuk berpartisipasi karena mekanismenya modern dan relevan dengan generasi muda,” ujarnya.
Pemilihan OSIS dan MPK di MAN 1 Indramayu tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan organisasi siswa. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik untuk memahami proses pengambilan keputusan, menghargai pilihan, serta menjalankan hak dan tanggung jawab dalam komunitas madrasah.
Melalui penerapan pemilihan berbasis digital, MAN 1 Indramayu mengintegrasikan pembelajaran demokrasi dengan literasi digital. Siswa diharapkan terbiasa menggunakan teknologi secara bertanggung jawab sekaligus mampu berpartisipasi dalam kehidupan organisasi dan lingkungan sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....