Dorong Warga Binaan Berwirausaha, Bupati Indramayu Kunjungi Lapas

  • 30 Sep 2026 07:00 WIB
  •  Cirebon

‎RRI.CO.ID, Indramayu - Bupati Indramayu Lucky Hakim mendorong warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu untuk memanfaatkan berbagai keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan. Hal tersebut disampaikan Lucky Hakim saat melakukan kunjungan ke Lapas Kelas IIB Indramayu pada Senin, 28 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekda Indramayu serta perwakilan Forkopimda dan diterima langsung Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu Aramichi Renggalih. Lucky melihat langsung sejumlah program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan, mulai dari area hidroponik, bakery hingga peternakan ayam petelur, serta sempat melakukan panen telur ayam.

Lucky mengatakan, pembinaan keterampilan menjadi penting sebagai bekal kembali ke tengah masyarakat dan sumber penghasilan setelah bebas. Ia mengapresiasi jajaran Lapas Indramayu yang memberikan banyak program pelatihan dan bimbingan kepada warga binaan.

Ia menyebut sejumlah keterampilan yang dikembangkan di Lapas Indramayu seperti membuat kue, kerajinan, bercocok tanam, hingga beternak dapat menjadi modal berwirausaha jika tidak bisa bekerja secara formal. Langkah ini juga dinilai menjadi solusi atas masih adanya pandangan negatif sebagian masyarakat terhadap mantan narapidana.

"Semua orang hebat itu punya masa lalu, dan semua orang pendosa punya masa depan. Jadi jangan putus asa dari rahmat Allah, selalu ada kesempatan kedua," ucap Lucky.

Lucky menegaskan, pemerintah daerah siap mendukung program pemberdayaan warga binaan di Lapas Indramayu sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku. Dukungan tersebut dapat berupa bantuan bibit, pemanfaatan lahan, perbaikan infrastruktur pendukung, maupun menjembatani kerja sama melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Keterampilan yang dimiliki warga binaan juga dapat dikembangkan seiring dengan pertumbuhan sektor pertanian, perikanan, perkebunan, dan industri di Kabupaten Indramayu. Pertumbuhan kawasan industri tidak hanya membuka peluang pekerjaan formal, tetapi juga menciptakan kebutuhan terhadap berbagai usaha pendukung di sekitar kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu Aramichi Renggalih mengatakan, program pemberdayaan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan agar warga binaan memiliki bekal saat kembali ke masyarakat. Program tersebut sejalan dengan Asta Cita Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya melalui 15 Program Aksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait ketahanan pangan dan peningkatan UMKM.

Aramichi menambahkan, berbagai program yang dijalankan di Lapas Indramayu terus dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Forkopimda. Sinergi tersebut penting agar hasil pembinaan warga binaan tidak berhenti di dalam Lapas, melainkan dapat memberikan manfaat nyata di lingkungan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....