Jaka Rara Jadi Ruang Nabil Tingkatkan Public Speaking dan Keluar Zona Nyaman
- 28 Sep 2026 19:25 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Keikutsertaan dalam ajang Jaka Rara Kota Cirebon 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gunung Jati (UGJ) Nabil untuk keluar dari zona nyaman sekaligus meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik hingga berhasil meraih Juara 2 Jaka Madya. Sebagai pribadi yang mengaku pendiam dan cenderung introvert, Nabil menjadikan proses selama lebih dari dua bulan tersebut sebagai kesempatan untuk membangun keberanian, kemampuan komunikasi, serta kepercayaan dirinya.
Nabil mengatakan ketertarikannya mengikuti Jaka Rara bermula setelah melihat pengalaman seorang teman yang mengikuti ajang tersebut dan memiliki banyak kegiatan menarik. Ia kemudian melihat Jaka Rara sebagai kesempatan untuk belajar mengatur waktu, berkomunikasi dengan orang lain, sekaligus mengembangkan kemampuan yang sebelumnya belum banyak diasah.
“Awalnya Nabil terinspirasi dari teman Nabil, Nabil ngelihat kegiatannya itu kok padat banget, terus juga seru, dan Nabil juga harus bisa memanajemen waktu lebih baik lagi,” kata Nabil dalam dialog SPADA Selamat Pagi Teman Pro 2 RRI Cirebon, Kamis, 24 September 2026.
Nabil mengaku sempat merasa minder ketika mengikuti rangkaian seleksi karena harus bersaing dengan peserta yang memiliki kemampuan dan latar belakang berbeda, termasuk peserta yang menempuh pendidikan di bidang pariwisata. Namun, keinginan untuk terus belajar dan memberikan kemampuan terbaik membuatnya tetap mengikuti seluruh tahapan hingga akhirnya berhasil masuk tiga besar dan meraih Juara 2.
Untuk meningkatkan kemampuan public speaking, Nabil bahkan melakukan latihan secara rutin setelah mengikuti les dan terus mengulang materi yang dipelajarinya hingga malam hari. Selain berlatih berbicara di depan cermin, ia juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau AI sebagai media untuk berinteraksi dan melatih kemampuan komunikasinya.
“Nabil sampai belajar tuh dari jam 05.00 sore sampai jam 11.00 malam, Kak. Itu sudah les, terus habis les itu pulang, Nabil belajar lagi, belajar lagi kayak gitu,” ucapnya.
Menurut Nabil, latihan tersebut menjadi bagian paling berkesan selama mengikuti Jaka Rara karena sejak awal dirinya memang ingin memiliki keberanian untuk berbicara di depan banyak orang. Ia mengatakan kemampuan public speaking yang dimilikinya masih terus dikembangkan, tetapi proses latihan membuatnya lebih berani untuk tampil dan berkomunikasi.
“Nabil pengen bisa ngomong di depan orang, Kak, karena itu benar-benar Nabil tuh pengen banget belajar ngomong di depan orang, pengen berani, meskipun kemampuan public speaking Nabil masih jauh di atas rata-rata, tapi Nabil tetap belajar, tetap berusaha,” katanya.
Keberhasilan Nabil juga menjadi kebanggaan bagi keluarganya karena kedua orang tuanya menyaksikan langsung proses dan hasil yang diraihnya dalam ajang Jaka Rara Kota Cirebon 2026. Nabil mengatakan orang tuanya menunjukkan rasa bangga setelah melihat dirinya berhasil meraih posisi Juara 2.
Setelah menyelesaikan rangkaian pemilihan, Nabil masih akan menjalankan berbagai kegiatan sebagai Jaka Rara, termasuk tugas dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk membantu mempromosikan pariwisata Kota Cirebon. Di tengah aktivitas tersebut, Nabil tetap harus membagi waktu dengan perkuliahannya yang kini memasuki semester 5, sementara kegiatan Jaka Rara menurutnya dapat disesuaikan dengan jadwal perkuliahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....