Rumah Sakit MM Indramayu Evakuasi Belasan Pasien ke RSUD Pasca-Kebakaran
- 28 Sep 2026 07:50 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Belasan pasien di Rumah Sakit MM Indramayu secara bertahap dievakuasi ke RSUD Indramayu akibat kebakaran di gudang Hemodialisa lantai tiga. Langkah cepat ini diambil manajemen guna mengantisipasi kebakaran susulan serta menjaga keselamatan pasien.
Direktur Utama RSMM Indramayu Dr. Suwardi Astradipura membenarkan pengalihan pasien tersebut disesuaikan dengan diagnosis penyakit masing-masing. Pihak manajemen mengimbau keluarga pasien agar tidak panik menghadapi proses pemindahan darurat ini.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak RSUD Indramayu bahwa seluruh pasien dari RSMM dipastikan mendapat perawatan yang sama. Untuk itu keluarga pasien tidak perlu cemas terhadap langkah cepat yang kami ambil," ujar Dr. Suwardi Astradipura kepada media, Minggu, 27 September 2026.
Selain mengantisipasi api, pemindahan dilakukan guna meminimalisasi risiko pasien terpapar gangguan asap pekat. Upaya pemadaman dan pendinginan di area terdampak saat itu terus ditangani petugas Damkar.
"Pasien yang kami pindahkan sudah memenuhi prosedur penanganan kedaruratan dan bencana sehingga kami tidak mau ada hal yang tidak diinginkan menimpa pasien pasca bencana kebakaran tersebut," kata Dr. Suwardi Astradipura.
Ia menjamin seluruh pasien akan kembali menjalani perawatan di RSMM Indramayu setelah kondisi dinyatakan aman. Proses perawatan normal akan dilanjutkan kembali begitu seluruh fasilitas siap digunakan.
Hingga pukul 18.00 WIB, proses evakuasi terus berlangsung dengan mengerahkan armada dari berbagai instansi. Bantuan datang dari ambulans RSMM, RSUD Indramayu, PMI, Indramayu Terkini, hingga relawan lainnya.
"Kita masih bertahap melakukan evakuasi terhadap pasien ke RSUD Indramayu. Alhamdulillah kita dibantu oleh ambulans lain untuk mengevakuasi pasien," ucap Dirut RSMM Indramayu menjelaskan.
Sementara itu, Tim Pemadam Kebakaran Pemkab Indramayu terus berjibaku menguasai titik api di lantai tiga. Kebakaran yang melanda bangunan gudang tersebut berhasil dilokalisasi agar tidak meluas.
Dua unit armada Damkar dan satu unit tangki air dikerahkan penuh untuk menundukkan kobaran api. Dugaan sementara menyebutkan peritiwa tersebut dipicu oleh gangguan arus listrik.
"Api sudah dapat kita lokalisir dan dipastikan tidak merembet ke bangunan yang lain. Dugaan sementara diakibatkan korsleting listrik di lantai tiga," ujar salah satu petugas Damkar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....