Disnaker Kabupaten Cirebon Edukasi CPMI Waspadai Tawaran Kerja Cepat

  • 27 Sep 2026 11:55 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Perekrutan calon pekerja migran kini menyasar langsung masyarakat melalui berbagai cara, termasuk media sosial hingga rumah warga. Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon menilai pola tersebut perlu diantisipasi melalui edukasi langsung kepada masyarakat.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, mengatakan perekrut ilegal kerap menawarkan keberangkatan cepat dengan penghasilan besar. Modus tersebut juga ditemukan melalui sponsor yang mendatangi langsung rumah calon pekerja migran di sejumlah wilayah.

Menurut Novi, pemerintah daerah menggandeng Migrant Resource Centre (MRC), Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat, kepolisian, dan unsur terkait untuk melakukan pencegahan. “Nah, upaya kita preventifnya yaitu kita beberapa tahun ini sudah melakukan sosialisasi ke perangkat desa, ke tokoh masyarakat, tokoh agama, ke ibu-ibu kader-kader di desa ataupun kelurahan,” ucapnya kepada RRI, Jumat, 25 September 2026.

Sosialisasi juga menyasar Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas yang diharapkan membantu menyampaikan informasi mengenai keberangkatan aman. Pemerintah daerah kemudian memperluas sasaran edukasi hingga masyarakat secara langsung di kantong pekerja migran.

Novi menyebut perekrutan tidak resmi bahkan pernah menyasar lingkungan sekolah dengan menawarkan cara cepat bekerja. Kondisi tersebut membuat edukasi perlu diberikan kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk keluarga dan calon pekerja.

Selain melalui pertemuan langsung, masyarakat juga perlu memahami informasi keberangkatan melalui kanal resmi pemerintah. Langkah tersebut diperlukan agar masyarakat dapat membedakan tawaran pekerjaan legal dengan perekrutan yang berpotensi melanggar ketentuan.

Pemerintah daerah menilai pencegahan tidak dapat dilakukan hanya oleh satu instansi saja. “Maka kita masyarakat juga harus diberi edukasi,” katanya, karena calon pekerja menjadi pihak yang berhadapan langsung dengan berbagai tawaran perekrutan.

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon terus mengarahkan sosialisasi kepada desa dan kecamatan yang menjadi kantong pekerja migran. Edukasi tersebut diharapkan meningkatkan kewaspadaan masyarakat sebelum menerima tawaran bekerja melalui pihak yang tidak jelas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....