Potensi Maritim Cirebon Dinilai Bisa Masuk 10 Besar Nasional

  • 24 Sep 2026 14:50 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Potensi maritim Cirebon dinilai masih dapat dikembangkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Penguatan sektor tersebut perlu dimulai dari peningkatan pendidikan anak-anak nelayan serta dukungan berbagai pemangku kepentingan.

Wakil Dekan Fakultas Teknologi Kelautan dan Perikanan (FTKP) Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon, Hadi Syahputra, S.Pi., M.Si., mengatakan pendidikan menjadi salah satu kendala utama dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat nelayan. Menurutnya, perubahan akan lebih mudah dilakukan ketika anak-anak nelayan masih berada pada usia remaja.

Hadi menjelaskan, kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon diharapkan dapat menjadi jembatan dalam pengembangan ekonomi biru. Kolaborasi tersebut mencakup dukungan akademisi, penelitian, digitalisasi, laboratorium, administrasi, hingga pendampingan langsung kepada masyarakat nelayan.

Ia menilai peningkatan pendidikan anak-anak nelayan dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir. Menurutnya, hasil dari proses tersebut tidak dapat dilihat dalam waktu singkat karena membutuhkan tahapan hingga beberapa tahun.

"Kalau untuk merubah ketika fase umur mereka itu di bawah remaja masih bisa, tapi kalau ketika mereka sudah di atas minimal 15 tahun, itu beratnya luar biasa," ujar Hadi kepada RRI, Rabu, 23 September 2026.

Baca juga: Ekonomi Biru Dinilai Jadi Kunci Menghidupkan Kembali Maritim Indonesia

Hadi menyebut, kondisi pendidikan juga berpengaruh terhadap kesempatan masyarakat pesisir dalam memperoleh pekerjaan dan meningkatkan pendapatan. Ia mencontohkan sejumlah negara yang mensyaratkan pendidikan minimal sekolah menengah atas untuk pekerjaan di sektor perikanan, bahkan membutuhkan pendidikan lebih tinggi untuk pekerjaan tertentu.

Menurut Hadi, Cirebon sebenarnya memiliki potensi maritim yang besar apabila dikelola dan dipromosikan secara maksimal. Namun, potensi tersebut belum banyak diketahui masyarakat di luar wilayah Cirebon, termasuk komoditas hasil tangkapan nelayan seperti berbagai jenis cumi-cumi.

"Cirebon itu sebenarnya termasuk 10 besar kalau benar-benar dimanfaatkan maksimal hasil maritimnya, bukan hanya yang didengar orang, Kota Udang, Kota Terasi, Rebon," katanya.

Ia berharap pengembangan ekonomi biru tidak hanya berfokus pada pemanfaatan sumber daya laut, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat pesisir. Dukungan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai diperlukan agar potensi maritim Cirebon dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....