Omar Qad Panity: Budaya Bersih dan Peduli Lingkungan Perlu Ditingkatkan
- 20 Sep 2026 16:17 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Budaya bersih dan kepedulian terhadap lingkungan di Cirebon masih perlu ditingkatkan melalui kesadaran dan keterlibatan masyarakat. Generasi muda dinilai memiliki potensi besar untuk berperan dalam mendorong perubahan perilaku, terutama dalam menghadapi persoalan sampah.
Founder & CEO Kolaborator Kebaikan, Omar Qad Panity, S.Hum., mengatakan budaya bersih di masyarakat belum sepenuhnya terwujud dan membutuhkan upaya bersama. Menurutnya, kesadaran terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan perlu terus dibangun, termasuk di kalangan generasi muda.
"Kita enggak bisa bilang kalau misalnya budaya kita tuh udah bersih sekarang 100 persen, enggak bisa. Budaya ini juga harus masih kita tingkatkan bareng-bareng, kita sadarkan bareng-bareng," ujarnya kepada RRI, Sabtu, 19 September 2026.
Omar menyoroti persoalan pengelolaan sampah di wilayah Cirebon yang menurutnya masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Ia merujuk pada pemberitaan Juli 2026 yang menyebutkan sekitar 800 ton dari total 1.200 ton sampah per hari di Kabupaten Cirebon belum terangkut.
Besarnya volume sampah tersebut, menurut Omar, menggambarkan tantangan pengangkutan dan pengelolaan sampah yang masih dihadapi daerah. Ia mengilustrasikan jumlah sampah yang belum terangkut tersebut setara dengan sekitar 160 dump truck, berdasarkan perumpamaan yang disampaikannya dalam diskusi.
Meski demikian, Omar menilai persoalan lingkungan tidak seharusnya hanya dilihat dari besarnya masalah, tetapi juga dari peluang untuk menghadirkan solusi. Keterlibatan generasi muda menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kepedulian dan mendorong perubahan perilaku masyarakat.
Omar juga menyebutkan bahwa generasi Z memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan berkelanjutan, termasuk dalam penggunaan energi secara bijak. Ia mengingatkan bahwa potensi tersebut perlu diarahkan menjadi aksi nyata untuk menjawab persoalan sampah dan menjaga kualitas lingkungan.
"Walaupun sampahnya banyak, sebenarnya kita masih bisa ngelihat sebuah peluang kalau misalnya anak-anak muda sekarang tuh juga sebenarnya mereka punya kepekaan terhadap isu sampah itu atau isu lingkungan itu," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....